Wabup Hadiri Pencanangan Zona Integritas di BPS Kab. Murung Raya

Read Time:1 Minute, 45 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam rangka upaya Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas bersama BPS Kabupaten/ Kota se Kalteng secara virtual ditengah pandemi covid 19 yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya, Rabu (10/6/2020).

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang dilakukan oleh BPS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah pada hari ini diikuti oleh seluruh satuan kerja BPS Kabupaten/Kota termasuk BPS Kabupaten Murung Raya merupakan sebuah deklarasi/pernyataan dari pimpinan bahwa BPS Kabupaten/Kota dan Provinsi Kalimantan Tengah telah siap membangun Zona Integritas.

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang dilakukan di BPS Kabupaten Murung Raya ditandatangi oleh Kepala BPS Kabupaten Murung Raya, yaitu Mulya Setiawan, S.ST serta disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, S.sos dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Stitistika, dan Persandiaan, Drs. Bimo Santoso.

Dalam perbincangan Rejikinoor menyampaikan harapannya dalam peningkatan kualitas layanan publik di birokrasi Kabupaten Mura khususnya BPS Kab. Mura. “Badan Pusat Statistik dapat memberikan layanan yang sebaik baiknya apalagi mengingat sekarang adalah “jaman now”, generasi milenial akan menjadi kelompok yang paling banyak dilayani kedepannya. Oleh karena itu penerapan layanan sistem informasi harus dilaksanakan, jika tidak, kita bisa tertinggal” Ungkap Wabup.

Sementara itu kepala BPS Kab. Mura, Mulya Setiawan menyampaikan Zona Integritas (ZI) merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Pembangunan Zona Integritas menuju WBK merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/kawasan yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.” Ujar Mulya Setiawan.
“Pencanangan ini merupakan momentum bagi segenap insan BPS Kabupaten Murung Raya untuk meningkatkan motivasi, menciptakan kerja yang kondusif, anti korupsi, akuntabel, berintegritas tinggi, efektif, efisien dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas” ungkap Kepala BPS mengakhiri pembicaraan.(MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Bersama Unsur Forkominda Pantau Rapid Test di Kantor Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 32 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menggelar dan melanjutkan rapid tes kepada para pedagang baik sembako, mini market, baber shop, pemilik salon, karyawan SPBU, dan pedagang kain, yang belum melaksanakan rapid test sebalumnya. Rapid test dilaksanakan di teras kantor Kecamatan Murung, Selasa, (9/6). Rapid test dilakukan secara gratis dan disambut masyarakat dengan sangat antusias.

Menurut Kepala Satpol PP Kab. Mura Iskandar bahwa rapid test kali ini adalah yang terakhir, “apabila terdapat masih ada yang belum melakukan rapid test, akan kami lakukan tindakan penutupan sementara usahanya, sesuai ketentuan yang berlaku.” Ujar Iskandar.

Pemkab Mura telah memberi kesempatan beberapa kali untuk rapid test, bagi masyarakat terutama para pedagang yang ingin mengecek kondisi tubuhnya agar terhindar dari Covid-19.

Menurut Wabup Mura Rejikinoor yang dampingi ketua DPRD Kab. Mura, Doni, Kaplores Mura Dharmeswara, Sekda Mura Hermon, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang serta unsur Tripika Murung, mengatakan bahwa rapid test ini sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Puruk Cahu khususnya dan Kabupaten Murung Raya pada Umumnya.
Rejikinoor mengatakan bahwa selama ini Pemkab Mura telah melakukan rapid test kepada para pedagang baik di pasar pelita Hilir, Hungan, Pelita Hulu, Bahitom maupun alun-alun. Namun, karena masih banyaknya para pedagang dan pelaku usaha yang belum melakukan rapid test maka kegiatan rapid test terus dilaksanakan hingga hari ini. “Karena itu, kami menyampaikan terimakasih banyak kepada semua pedagang dan pelaku usaha yang telah melakukan rapid test, pasti ini sangat bermanfaat bagi kita semua,” kata Wabup.

Rejikinoor mengatakan, setelah dilakukan rapid test massal, apabila ditemukan warga yang reaktif, maka akan langsung diisolasi di tempat karantina yang telah disiapkan yaitu di gedung Politeknik Mura maupun di Balai Diklat Konut, sembari akan dilakukan tes swab. “Selanjutnya, apabila hasil swabnya positif dan menunjukkan gejala, maka akan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan covid-19. “ Jelasnya. (MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gugus Tugas Covid-19 Murung Raya Laksanakan Rapid Test Pedagang Di Pasar Pelita Hilir dan Pasar Beriwit

Read Time:2 Minute, 25 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) Kalimantan Tengah melaksanakan tes cepat atau rapid test massal para pedagang di pasar tradisional Pelita Hilir dan Pasar Beriwit di wilayah Kecamatan Murung, Kamis ( 4/6/2020).
Bupati Mura Perdie M. Yoseph mengatakan tujuan dari pelaksanaan rapid test tak lain adalah untuk memudahkan penanganan sekaligus pencegahan COVID-19 khususnya di area publik yang rawan penularan virus corona tersebut, seperti pasar. “Karena memang di pasar, antara pedagang dan pembeli sering melakukan kontak. Jika upaya preventif tak dilakukan, dikhawatirkan bakal terjadi transmisi lokal penularan COVID-19,” kata Perdie saat meninjau rapid test massal di Pasar Pelita Hilir.

Perdie menjelaskan bahwa penularan COVID-19 sangat mungkin terjadi jika melihat aktivitas padat di pasar. Para pedagang setiap hari berinteraksi bukan hanya satu orang, bahkan mungkin bisa dengan puluhan atau ratusan orang. Tak hanya bertemu, tapi juga bertukar uang. Maka, dengan rapid test ini, diharapkan para pedagang-pedagang bisa dihindarkan sejak dini dari potensi penularan virus corona. Karena pedagang atau pengunjung pasar yang reaktif akan segera ditangani sesuai prosedur kesehatan COVID-19.
“Inilah upaya kita, memberikan layanan kepada masyarakat. Diantaranya melakukan rapid test kepada pedagang dan pengunjung. Rapid test ini juga kita berikan gratis, kalau tes sendiri bisa sekitar Rp 300 ribu,” jelas Perdie.
Pihaknya sengaja memprioritaskan rapid test kepada para pedagang, karena mereka setiap hari juga memberikan layanan untuk masyarakat. Dikhawatirkan jika para pedagang ada yang tertular virus corona. Tentunya sangat mungkin menularkan kepada banyak pedagang atau pengunjung yang lain.

Rapid test massal ini nantinya dilanjutkan dengan tes PCR massal. Namun Perdie menyebut belum saatnya dilakukan. Sekarang PCR masih fokus pada orang-orang yang terindikasi tertular virus corona saja.
“Dengan adanya rapid test ini pedagang dan pengunjung tidak was-was. Saat bertemu di pasar yang ada di sini,” jelas Perdie.
Selanjutnya terkait percepatan penanganan COVID-19 di Mura, Perdie mengatakan khusus untuk wilayah kecamatan yang dinyatakan zona merah akan ditindak lanjuti lebih intensif. Salah satunya pelaksanaan rapid test massal.

Kepala Dinas Perindagkop UKM, Kariadi mengatakan pelaksanaan rapid test massal di Pasar Pelita Hilir berlangsung selama satu hari, diikuti sekitar 166 pedagang
Besok akan dilanjutkan di Pasar Pelita Hulu Bahitom dan panggung terbuka Alun-alun Jorih Jerah. Akan d dilaksanakan rapid test dan diikuti sebanyak 200 peserta. “diusahakan rapid test bisa selesai selama dua hari, sebab jumlah pedagang mencapai kurang lebih 366 orang.” Ungkap Kariadi.
Sementara Banjang Camat Murung ketika diminta keterangannya mengatakan “Untuk menghadapi new normal life (penormalan baru kehidupan) ini kita harus siap. Salah satunya dengan mengikuti rapid test massal atau mandiri. Ini wujud antisipasi penyebaran COVID-19,” ucap Banjang yang juga pernah menjabat Camat Sumber Barito dan Barito Tuhup Raya ini mengakhiri perbincangan.

Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Rejikinoor, Sekda Hermon Kadis Kesehatan, Suria Siri, Kadisperindagkop UKM Kariadi, Kadiskominfo SP Bimo Santoso, Kasatpol PP Iskandar, Direktur RSUD Marthin Maha, Camat Murung Banjang Danramil murung Trio P, dan Kapolsek Murung Yuliantho serta lurah Beriwit Khalid Ilmi. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Serahkan 1.372 Paket Sembako Untuk Masyarakat Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 54 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph didampingi Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor secara simbolis menyerahkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada sejumlah warga di Kecamatan Murung, Jumat (8/5/2020).Turut hadir dalam giat tersebut Kadis Ketahanan Pangan Ferdinand Wijaya, Camat Murung Banjang, Kapolsek Murung Yuliantho, dan Danramil Murung Trio Pramono. Sembako yang serahkan sebanyak 1.372 paket yang isinya setiap paket adalah beras premium 5 kg, Gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter. Sedangkan warga yang mendapat bantuan sembako merupakan warga yang datang dari daerah terpapar virus corona (covid 19).
Kepada warga yang ada di daerah terpapar covid 19, Perdie berpesan agar terus mematuhi protokol kesehatan penanganan dan pencegahan virus corona “Sesuai protokol kesehatan, bagi warga yang datang atau baru tiba dari daerah terpapar virus corona harus diisolasi 14 hari. Selama masa isolasi mandiri tidak boleh keluar rumah dan kemana-mana,” katanya.
“Warga yang datang dari daerah terpapar dan mengkarantina secara mandiri harus memberi contoh, mengedukasi warga sekitar agar menjaga kebersihan, cuci tangan yang bersih, pakai masker, jangan bersin dan batuk sembarangan, ini juga untuk kebaikan kita bersama,” pinta Bupati.
Menurut Bupati Perdie, isolasi mandiri di rumah maksudnya, apabila menunjukan gejala-gejala demam, batuk, pilek dan lain-lain akan segera ditangani pihak kesehatan “14 hari itu di mana masa inkubasi virus akan menunjukan gejala bahkan bisa lebih dari 14 hari, makanya kewaspadaan sangat penting, ” ungkapnya.
Perdie m. Yoseph memastikan, selain membagi sembako kepada warga, tujuan lain kehadirannya untuk melihat kesiapan gugus tugas penanganan dan pencegahan covid 19 di Kecamatan Murung.
“Yang perlu kita waspada adalah orang-orang yang pernah tinggal dan datang dari daerah terpapar virus corona. Virus ini juga bisa ada pada orang tanpa gejala, orangnya kelihatan sehat tapi imunitasnya kuat sehingga klinisnya tidak kelihatan, untuk itu kesiapan gugus tugas juga harus siap,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, apabila ada orang-orang yang datang dari daerah terpapar dan tidak ingin diisolasi mandiri di rumah, akan ditempatkan di tempat karantina milik pemda yaitu di Gedung Karantina covid-19 desa Danau Usung “Kita siapkan tempat tersebut (Gedung Karantina Covid-19) bila terjadi eskalasi” tuturnya.
Camat Murung Banjang mewakili warga masyarakat yang menerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada pemkab Mura atas bantuan yang diberikan. Ia juga berharap agar wabah covid ini cepat berlalu. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Serahkan 866 Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

Read Time:1 Minute, 33 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bupati Murung Raya (Mura), Perdie M. Yoseph, Rabu, 6/05/ 2020, menyerahkan bantuan bahan makanan kepada warga terdampak covid-19 di Kelurahan Saripoi Kecamatan Tanah Siang.
Hadir mendampingi Kadis Ketahanan Pangan Kab. Mura Ferdinand Wijaya, Camat Tanah Siang, Putu Suranta. Bupati Mura menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga di rumah masing masing.
Saat menyerahkan bantuan tersebut, Perdie M. Yoseph meminta kepada penerima agar bersabar menjalani masa pandemi Covid 19.

Penyerahan paket bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus berlanjut bagi masyarakat Murung Raya yang terdampak Covid-19. Sebanyak 866 paket bantuan sembako diserahkan di Kecamatan Tanah Siang, langsung oleh Bupati Perdie M. Yoseph. Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada para Lurah di Kecamatan Tanah Siang dan perwakilan masyarakat penerima di Saripoi.

Perdie mengatakan, bantuan paket sembako tersebut, merupakan wujud perhatiannya terhadap masyarakat Murung Raya yang membutuhkan bantuan akibat terdampak merebaknya Covid-19. Semoga, bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan bantuan ini kita serahkan bertahap di tiap kecamatan.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat. Camat, Lurah dan Kepala desa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik dalam melakukan upaya pencegahan Covid-19 serta memperhatikan masyarakatnya di wilayah masing-masing,” kata Perdie
Dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati Perdie bahkan menyempatkan diri untuk turun langsung menyerahkan bantuan untuk masyarakat Saripoi.

Untuk membantu masyarakat terdampak Covid 19, Pemkab Murung Raya telah menyediakan paket bantuan sembako juga untuk didistribusikan ke 10 kecamatan secara bertahap. Paket bantuan itu diantaranya terdiri beras, tepung, gula, minyak goreng dan susu.
Dengan adanya bantuan paket sembako tersebut masyarakat mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph
“Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Perdie atas perhatiannya memberikan bantuan ini,” ucap Ernawati, seorang ibu penerima bantuan di Saripoi.
“Iya, kami sangat terbantu. Bantuan bagi masyarakat terdampak Covid ini sangat bermanfaat bagi kami. Terima Kasih bapak Bupati,” timpal seorang bapak. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Perwakilan Warga Danau Usung Setuju Gedung Politeknik Mura Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Read Time:1 Minute, 52 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam rangka antisipasi lonjakan OTG (Orang Tanpa Gejala), Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Murung Raya akan menyiapkan lokasi gedung khusus untuk isolasi. Gedung dipilih Gugus Tugas untuk isolasi tersebut adalah gedung Poltek di RT. 3 Desa Danau Usung Kecamatan Murung.

Sosialisasi dan edukasi kepada perwakilan masyarakat Desa Danau Usung terkait penggunaan gedung Politeknik Murung Raya sebagai tempat karantina/ isolasi OTG Covid-19 digelar Minggu 26 April 2020 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Murung. Hadir dalam biat tersebut Wakil Bupati Murung Raya, Sekretaris Daerah Murung Raya Hermon, Kerala Dinas Kesehatan Murung Raya Suria Siri, yang mewakili Kapolres Murung Raya, Camat Murung Banjang, Kapolsek Murung Yulianto, Danramil Puruk Cahu, Kabag Humas dan Protokol Setda Mura Andrie Raya, Kades Danau Usung Rahman, Ketua RT. 3 Danau Usung dan Masyarakat yang bertempat tingal di sekitar Gedung Politeknik Murung Raya.

Menjawab pertanyaan Kades Danau Usung Rahman, mengenai apakah aman  bagi masyarakat Desa Danau Usung apabila Gedung Politeknik Mura dijadikan tempat karantina OTG Covid-19, Wakil Bupati Murung Raya Rejekinoor menjelaskan bahwa pihak Gugus Tugas sebelumnya sudah melakukan survey kelayakan dan keamanan terhadap lingkungan sekitar dan  Gedung Politeknik Mura memenuhi standart dan layak untuk dijadikan tempat karantina “masyarakat Danau Usung tidak perlu khawatir karena Gugus Tugas sudah melakukan survei, selama masyarakat mematuhi anjuran pemerintah tentang pencegahan Covid-19 InsyaAllah tidak akan ada yang terpapar” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Suria Siri juga menjelaskan bahwa lokasi karantina di Gedung Politeknik Mura memang memenuhi syarat, nantinya akan di atur sedemikian rupa agar kondisinya benar aman, sesuai dengan protokol penanganan Covid-19, akan ada pengamanan dari pihak aparat baik dari TNI, Polri dan Satpol PP agar tidak sembarang orang bisa keluar masuk di lokasi tersebut, air untuk mandi akan di suplay oleh PDAM dan tidak memakai sungai di belakang gedung, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, Gedung politeknik nantinya akan digunakan untuk mengkarantina OTG/ orang yang positif hasil rapid testnya, ungkap nya.

Sebagai penutup, Sekda Mura Hermon mengucapkan terimakasih banyak atas ketersediaan masyarakat Desa Danau Usung bahwa Gedung Politeknik Mura menjadi tempat karantina OTG. ” Gugus Tugas mengucapkan terimakasih banyak kepada masyarakat Desa Danau Usung khususnya RT.3 atas persetujuannya, mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Murung Raya” tutupnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Camat dan Tripika Tanah Siang Selatan Berbagi Masker

Read Time:1 Minute, 37 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Peristiwa penyebaran virus corona (Covid-19) hingga saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan, karena hingga saat ini sudah ribuan orang di ratusan negara seluruh dunia termasuk di Indonesia mengalaminya. Hal inilah yang membuat berbagai kalangan melakukan sosialisasi antisipasi penyebaran virus corona dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa
Sebagaimana yang Camat Tanah Siang Selatan, Anita, dan Tripika Tanah Siang Selatan turun ke desa-desa untuk melakukan langkah-langkah antisipasi pencegahan penyebaran virus corona, apalagi Kabupaten Murung Raya sudah zona merah karena sudah ada 9 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dan kegiatan kali ini dengan memberikan masker kepada masyarakat di desa Dirung Lingkin dan sekitarnya, Kamis (23/42020) siang.
“Kita bersama Polri, TNI dan jajaran Kecamatan Tanah Siang Selatan melakukan imbauan kepada seluruh warga khususnya di desa Dirung Lingkin dan Desa Puruk Kambang terkaitnya pencegahan virus corona,”ujar Camat Anita.
Anita menghimbau, warga menerapkan sosial distancing atau menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter dengan tidak berkumpul, agar tidak tertular virus corona dengan tidak berkumpul, tetap tinggal di rumah, kalau keluar rumah atau sakit batuk dan pilek harus memakai masker dan sering mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir
“Hindari keramaian, jaga jarak dan hindari kontak fisik langsung, gunakan masker bila keluar rumah atau menderita batuk dan filek dan jaga kesehatan dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur serta selalu berolahraga dan istrahat yang cukup,” imbuhnya.
“Tinggal dirumah saja, kecuali ada urusan penting, mari kita semua disipilin sebelum wabah menghampiri, jangan panik, kesadaran masyarakat dalam kondisi seperti ini sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penularan Virus Covid-19,” tandas Anita yang lulusan STPDN ini.

Dalam kesempatan tersebut Anita juga berpesan kepada masyarakat untuk lebih berhati – hati terhadap penyebaran Virus Covid-19. Salah satunya, melepaskan seluruh pakaian dan mandi usai beraktifitas di luar rumah, termasuk mencuci tangan usai memegang uang, dan apabila memungkinkan atau tidak mendesak diharapkan untuk tidak keluar rumah atau sebaiknya menyelesaikan pekerjaan dirumah saja. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Beserta FKPD Murung Rayas Sambangi Gudang Bulog dan Gudang Unilever

Read Time:1 Minute, 16 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya– Pemerintah Kabupaten Murng Raya memastikan ketersediaan beras cukup hingga bulan Ramadan yang akan datang, bahkan untuk enam bulan kedepan.Hal tersebut diungkapkan Bupati Murung Raya, Perdie M. Yoseph saat meninjau gudang Bulog yang berada di Jl. A. Yani Puruk cahu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Selasa (31/3/2020).

Perdie didamping Ketua DPRD Kab. Murung Raya Doni, Kapolres Murung Raya, Sekretaris Daerah Hermon  dan Tim Pemantau Inflasi daerah Kabupaten Murung raya di terima lansung oleh kepala Bulog Puruk Cahu Maulana.

Pengecekan stok beras ini dilaksanakan setelah melepas tim penyemprotan Disinfektan di depan pos Shabara Bundaran Mura Emas Purukcahu. “Puji Syukur untuk persediaan  beras akan terpenuhi sampai Bulan Ramadhan nanti,” kata Bupati sebagaimana dilaporkan oleh kepala bulog Puruk cahu.

Bupati juga mengharapkan agar kepala Bulog Puruk cahu selalu berkoordinasi dengan gudang Bulog di Muara Teweh untuk mengantisipasi apabila terjadi kekurangan beras di Murung Raya .”Saya juga telah menghubungi gudang Bulog yang berada di Muara Teweh. Mereka siap seandainya stok menipis maka akan mengirim kembali secepatnya,” ujar kepla Bulog Puiruk Cahu Maulana.

Sementara saat mengunjungi Gudang Unilever Bupati Murung raya menyampaikan kepada Kepala Gudang Jimmy agar pihak unilever ikut membantu pemda agar stok kebutuhan pokok masyarakat Mura tetap terjaga sehingga tidak terjadi kelangkaan sembako dan lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.

Oleh karena itu Bupati meminta agar masyarakat Murung Raya tidak panik dengan keadaan pandemi covid-19 yang terjadi saat ini. “Kami Pemerintah Daerah tidak tinggal diam untuk ini, kami selalu berupaya untuk mencegah dan siap. Tegas Perdie. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Cegah Corona, Pemkab Mura Beri Himbauan Melalui Radio Dan Kanal Media Informasi

Read Time:1 Minute, 33 Second
<![CDATA[

MC_Murung RayaNovel coronavirus 2019 (2019-nCoV) atau yang lebih dikenal dengan nama virus corona merupakan virus yang dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, pneumonia (infeksi paru-paru) yang bersifat akut dan gagal ginjal. WHO secara resmi memberikan nama COVID-19 (Coronavirus disease 2019) untuk virus Corona ini.

Dalam hal ini semua pihak melakukan upaya pencegahan dini terhadap penyebaran wabah virus Corona yang sudah menjangkit masuk di Indonesia.

Sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap virus Corona di Murung Raya, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas terkait, memberikan himbauan terkait upaya pencegahan penyebaran virus Corona salah satunya himbauan melalui radio dan kanal media-media informasi lainnya.

Kadis Kesehatan Murung Raya Suria Siri mengatakan pada prinsipnya virus itu berada di alam luar tubuh kita, supaya tidak masuk kedalam tubuh maka harus dicegah dan Virus bisa masuk lewat saluran lendir mata, saluran lendir hidung, dan mulut. Oleh karena itu, tetap jaga sistem imun tubuh serta daya tahan tubuh harus kuat agar virus tidak bisa masuk ke dalam tubuh. “Menjaga daya tahan tubuh bisa dilakukan dengan cara makan yang cukup dan bergizi, olahraga dan berjemur teratur, menjaga kebersihan tubuh, sering cuci tangan dengan sabun pada air mengalir, dan istirahat yang cukup”, ujar Suria Siri. “Mengenai Social Distancing/ physical Distancing, masyarakat tetap harus tinggal di dalam rumah, menjaga jarak dengan orang lain, pakai masker, kalau bersin atau batuk harus dengan etika misalnya ditutup dengan tisu atau dengan siku’’, tutupnya. Senin (30/03/2020).

Sementara itu, menindaklanjuti himbauan Pemerintah terkait pencegahan Virus Corona, Kadis Kominfo SP Bimo Santoso mengatakan himbauan dilakukan melalui kanal media-media informasi serta Radio Smura setiap saat menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait pendemi ini. “Ini hanya soal kebiasaan hidup sehat saja dan mengantisipasi penyebaran Covid-19, karena kita tidak tahu kapan dan dimana bisa terpapar virus bahkan termasuk di studio kita, mencegah lebih baik dari mengobati”, ujar Bimo. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wakil Bupati Murung Raya Pantau Posko Pemeriksaan Covid-19

Read Time:1 Minute, 3 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor bersama Sekda Mura Hermon serta Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid -19 melakukan pemantauan ke Posko Pemeriksaan Virus Corona (Covid-19), Sabtu 21/3/2020.Tinjauan diawali di posko di simpang Polres dan dilanjutkan ke posko Muara Laung serta posko penyebrangan Muara Tuhup. Di ketiga posko tesebut, Wakil Bupati memeriksa kesiapan tenaga medis dan peralatan. Peralatan standar pendeteksi dan pencegahan Corona Virus yang ada di Posko adalah alat pendeteksi suhu badan (thermal gun) dan penyemprot cairan disinfektan.

Posko pemeriksaan Kelurahan Muara Laung

Perlu diketahui bahwa di setiap Jalur masuk ke Kabupaten Murung Raya akan dilakukan dengan cek kesehatan, para pengguna jalan yang melintasi perbatasan Kabupaten Murung Raya, bersiaplah menjalani pemeriksaan kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan/ maksuknya virus corona ke dalam wilayah Kabupaten Murung Raya.

Posko pemeriksaan penyebrangan Kelurahan Muara Tuhup

Wakil Bupati mengatakan “langkah pemeriksaan ini adalah tindakan preventif, yang bertujuan mengedukasi masyarakat. Jika didapati adanya suhu tubuh masyarakat yang melintas di atas 38 derajat celsius, maka yang bersangkutan diminta turun untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di tenda yang telah disiapkan oleh petugas gabungan” kata Kinoy, sapaan Wakil Bupati, di lokasi perbatasan Murung Raya. Selanjutnya jika ditemui gejala klinis, maka petugas akan membawa ke RSUD atau ke puskesmas terdekat.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version