Polres Mura Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang 2020

Read Time:1 Minute, 28 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Kapolres Murung Raya Kompol Wawan Ariananda, SH memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang Yang di akan mulai 23 Juli 2020 di Halaman Mako Polres Murung Raya didampingi oleh FKPD, Selasa (21/7/2020) pagi.
Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang ini dihadiri oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rejikinoor, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya Rahmanto Muhidin, Panglima Penghubung, Danramil Murung perwakilan Satpol PP, Dishub Kabupaten Murung Raya, jajaran Kapolsek.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang menandai akan kegiatan operasi patuh digelar selama 14 hari mulai 23 Juli hingga 11 Agustus 2020 ini ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan peserta apel (TNI, Polri dan Dishub).
Wakil Kapolres Murung Raya Kompol Wawan Ariananda mengungkapkan Operasi Patuh Telabang 2020 ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna menciptakan kondisi kamtib lantas yang mantap, serta tetap mempedomani protocol kesehatan di tengah mewabahnya pandemic covid-19 pada massa new normal
“Hal ini dilaksanakan dalam bentuk operasi harkamtibmas dengan mengedepankan keselamatan bagi pengguna jalan kegiatan secara preventif dan persuasive juga humanis dengan diimbangi kegiatan penegakan hukum secara selektif dan priortas,” ungkapnya.

Menurut Wakapolres, sasaran pada pelaksanaan Operasi Patuh Telabang kali ini diprioritaskan terhadap 4 (empat) prioritas pelanggaran lalu lintas. Meliputi, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standart, pengendara kendaraan bermotor roda 4 atau lebih yang tidak menggunakan safety belt, pengendara motor yang masih di bawah umur dan pengendara motor yang tidak mematuhi rambu lalu lintas
Wakapolres menegaskan tujuan pelaksanaan Operasi Patuh Telabang adalah meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. “Serta, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas,” pungkasnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sosialisasi Apilkasi Desa Melawan Covid 19 (eDMC-19) dan Aplikasi Human Development Worker (eHDW) di Murung Raya

Read Time:2 Minute, 3 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia ( Kemendes PDTT RI) meluncurkan Aplikasi Desa Melawan Covid 19 (eDMC-19). Aplikasi eDMC-19 ini membantu tim relawan desa dalam melaksanakan kegiatan dan aktifitasnya, serta memberikan edukasi dan informasi secara real time tentang Covid-19 kepada Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat dalam menentukan kebijakan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Sosialisasi Aplikasi Desa Melawan Covid 19 (eDMC-19) dan aplikasi Human Development Worker (eHDW) dilaksanakan pada hari Senin, 20 Juli 2020 bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Murung Raya yang diikuti oleh Kades , Operator eDMC , operator eHDW Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kecamtan Seribu Riam dan Kecamatan Uut Murung.
Sosialisasi ini berdasarkan atas Surat Edaran (SE) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pemanfaatan Penggunaan Aplikasi Desa Melawan Corona Virus Desease 19 (Covid-19) dan Human Development Worker.

Menurut salah satu peserta sosialisasi Indah Pahrianoor yang juga Sekretaris Kecamatan Barito Tuhup Raya mengungkapkan bahwa Sosialisasi Aplikasi Desa Melawan Covid-19 (eDMC19) dan Aplikasi Human Development Worker (eHDW). Aplikasi eDMC19 merupakan aplikasi seluler berbasis android sebagai alat bantu Tim Relawan/Gugus Tugas Desa Covid-19 untuk memantau tingkat kerawanan Desa terhadap pandemi Covid-19.
Sedangkan aplikasi Human Development Worker (eHDW) merupakan aplikasi seluler berbasis android sebagai alat bantu kerja Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam melakukan pendataan sasaran Rumah Tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pemantauan 5 paket layanan pencegahan stunting di Desa. Kedua aplikasi ini perlu dipahami dan segera dimanfaatkan oleh Desa.

Dukungan operasional untuk pemanfaatan aplikasi menggunakan APBDesa (DD). Dinas PMD Kabupaten Murung Raya selaku pemegang dashboard akan memantau output laporan dari 2 aplikasi ini untuk selanjutnya akan disebarluaskan ke SKDP lain sebagai bahan kebijakan lebih lanjut.
“Penanganan Covid 19 dan stunting memerlukan kecepatan dan sinergitas antar sektor, untuk itu ketepatan, keakuratan dan kecepatan data tersaji real time sangat diperlukan.” Ujar Pahrianoor.

Pengguna dari aplikasi eDMC-19 ini adalah Kades, Operator eDMC , operator eHDW Kader Pembangunan Manusia (PKM) untuk memonitor proses dan hasil penginputan data sekaligus mengetahui kondisi desa dan Operator untuk menginput data pada aplikasi.
Fitur-fitur Aplikasi eDMC diantaranya adalah Kegiatan Gugus Tugas, Pemantauan Desa (Laporan Mingguan, Bulanan dan 3 Bulanan), Diagnostik, Media, dan Dukungan Kesehatan, Pendampingan dan Teknis. Dalam setiap fitur-fitur yang ada terdapat beberapa isian yang harus diisi oleh operator aplikasi.
Hadir sebagai narasumber pada Sosialisasi tersebut adalah Tenaga Ahli /P3MD dan DPMD bidang II.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wakil Bupati Murung Raya Lakukam Sidak ke Beberpa Agen Travel di Puruk Cahu

Read Time:1 Minute, 21 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Ketua Gugus Tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Murung Raya (Mura), Rejikinoor didampingi ketua harian, Hermon, Kasatpol pp, Iskandar, plt. Kadis Perhubungan Rudy, pihak Kepolisian dan TNI, mengunjungi sambil bersilaturahmi sekaligus mengingatkan para pihak travel yang ada dikabupaten Murung Raya untuk memastikan bahwa mereka harus mematuhi protokol kesehatan covid 19.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Mura melakukan kunjungan dan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen travel Kabupaten Murung Raya, yang ada di Kota Puruk Cahu pada Senin, (20/7/2020).
“Tujuan dari kunjungan tersebut adalah supaya sopir dan para penumpang yang mereka bawa pun bisa aman, nyaman dan sehat serta selamat & bisa berkumpul dengan keluarga penuh kecerian & kegembiraan.” Ungkap Wabup.

Tim Gugus Tugas yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya itu memeriksa penerapan protokol kesehatan di agen travel yang sudah mulai melakukan aktifitas melayani penumpang.

Wabup Mura Rejikinoor menyebutkan bahwa pihaknya sengaja melakukan sidak karena agen travel telah mulai melakukan aktifitas melayani penumpang dan Wabup memberikan apresiasi kepada agen travel dan masyarakat yang taat dan mematuhi aturan pemerintah menjalankan protocol kesehatan.
Rejikinoor selalu berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protocol kesehatan untuk memutus penyebaran covid-19 di Murung Raya, yang hingga saat ini yang positif telah melebihi angka 100 orang.
“Itulah sebabnya kami sangat mewanti-wanti agar kita semua mengikuti himbauan pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan menjaga ketahanan diri dan keluarga melalui pola hidup sehat tetap tinggal di rumah, memakai masker kalau keluar rumah atau sedang batuk dan influenza, sering cuci tangan pakai sabun, tidak berkerumun dan jaga jarak” jelas Wabup. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Rakor Pilkada dan Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Mendagri

Read Time:1 Minute, 37 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor Rapat Koordinasi (Rakor) kesiapan Pilkada serentak tahun 2020 dan pengarahan gugus tugas Covid-19. bersama forkominda di ruang rapat sekretariat Daerah Murung Raya, Minggu (19/7/2020).

Koordinasi (Rakor) kesiapan Pilkada serentak tahun 2020 dan pengarahan gugus tugas Covid-19, dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri H.M Tito Karnavian, dihadiri Gubernur, Walikota dan Bupati, Ketua KPU, Bawaslu se-Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang.
Hadir mendampingi Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mura, Sanjaya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mura, Rudi Hartono, yang mewakili Forkominda, Sekda Hermon, Kadis Kesehatan, Suria Siri, Kadis Kominfo SP, Bimo Santoso, Direktur RSUD, Mathin Maha serta beberapa pejabat lingkup Pemda Mura.

Acara yang dipusatkan di Aula Jayang Tingang Palangkaraya diawali dengan laporan dari Ketua KPU Kalteng Harmain I, ketua Panwaslu Kalteng Satriadi dan sambutan dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.
Dalam laporan awal Ketua KPU Provinsi Kalteng Harmain Ibrohim dan Ketua Bawaslu Provinsi Kalteng Satriadi, melaporkan kepada Mendagri bahwa Kalteng dalam kondisi siap melaksanakan Pilkada, terlebih dana Pilkada sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) telah dikucurkan Pemerintah Provinsi Kalteng sudah terealisasi 100 persen.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng, baik dalam penyiapan Pilkada, maupun upaya-upaya dalam penanganan kasus Covid-19 di Kalteng. Menurut Mendagri, apa yang telah dilakukan cukup maksimal, sehingga Kalteng benar-benar siap menyelenggarakan Pilkada , maupun penanganan Covid-19.
Di akhir Rakor, Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan buku pedoman umum dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Pada saat menyerahkan buku kepada Bupati, Tito mengatakan buku pedoman ini merupakan acuan yang jelas dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 khususnya bagi instansi Pemerintah Daerah (Pemda) “Termasuk penguatan Pemda dalam penanganan dan pengendalian serta kesiapsiagaan desa dalam menghadapi Pandemi Covid-19, sehingga diharapkan buku ini menjadi pedoman umum dan acuan bagi Pemda dalam melakukan kesiapsiagaan menghadapi wabah ini,” harapnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wakil Bupati dan Forkominda ikuti Rakor Pilkada dengan Mendagri Secara Virtual

Read Time:1 Minute, 35 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor bersama Forkominda mengikuti Rapat Kordinasi (Rakor) Persiapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 dan Pengarahan Gugus Tugas Covid-19, oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian, secara virtual Minggu (19/7/2020).

Acara yang dipusatkan di gedung Jayang Tingang Palangkaraya diawali dengan laporan dari Ketua KPU Kalteng Harmain I, ketua Panwaslu Kalteng Satriadi dan sambutan dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan dua hal terkait masalah kesiapan pilkada serentak 2020 khususnya di Kalteng dan percepatan penanganan pandemi covid-19.

“Pilkada sebagai amanat Undang-Undang dan sesuai dengan PKPU No. 2 Tahun 2020 yang harus dilaksanakan, walau ditengah pandemi covid-19. Diharapkan dengan pagelaran Pilkada 9 Desember 2020 mendatang akan mempercepat penanganan covid-19,” katanya.

Pada kegiatan itu, Tito juga menjabarkan terkait dengan pandemi bahwa berdasarkan analisis dunia bahwa skenario berakhirnya covid-19 yakni dengan menghadirkan vaksin yang saat ini sedang dalam penelitian dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Mantan Kapolri ini bahkan menegaskan agar kontestan yang tak mengindahkan imbauan itu tidak dipilih dalam pesta demokrasi tahun ini.

“Protokol kesehatan diikuti, kalau ada yang kontestan ada tidak bisa mengatur pendukung tim suksesnya sampai terjadi iring-iringan masa, konvoi, ya jangan dipilih lah. Bagaimana mau mengatur masyarakat yang jumlahnya ratusan ribu, puluhan ribu, baru mengatur 200 orang 300 orang tidak bisa,” ujar Mendagri.
Oleh karena itu, Mendagri berharap pilkada dapat menjadi ajang untuk menggaungkan topik dan isu penanganan Covid-19 beserta dampak sosial ekonominya.

“Nah ini semua diatur agar pilkada tidak menjadi media penularan, maka tolong diangkat topiknya nanti adalah peran kepala daerah dalam penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Wabup, Wakapolres, mewakili Pabung, mewakili Kejari, Sekda Hermon, ketua KPU Sanjaya ketua Panwaslu Rudi Hartono, Kadis Kesehatan Suria Siri, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Dirut RSUD Marthin Maha, Kabag Ops Polres Mura Budi Nugraha dan pejabat di lingkup Pemda Mura. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

BPBD dan Polisi Sosialisasi dan Razia Masker

Read Time:1 Minute, 9 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kedisiplinan masyarakat di Kabupaten Murung Raya di masa new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) rupanya masih kurang. Sebab masih ditemukan warga yang tidak memakai masker saat berada di luar rumah.
Itu terbukti saat petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Murung Raya menggelar razia masker, Sabtu sore (18/7).

Petugas melakukan sweeping di lokasi keramaian masyarakat yakni Alun-alun dan Bundaran depan Rumah Jabatan Bupati. Banyak di antara pengunjung alun-alun atau warga yang tidak memakai masker. Bagi warga yang terkena razia langsung ditegur dan diberi sanksi sosial berupa push up.

Menurut Kepala BPBD Kab. Murung Raya Kariadi menyatakan bahwa BPBD bersama Polres dan Satpol PP melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Alun-alun sekaligus mengingatkan agar tetap mentaati protokol kesehatan. “Bagi yang nongkrong ditegur agar tetap jaga jarak, jangan berkerumun atau berkumpul dan tetap menggunakan masker. Yang tidak pake masker disuruh pus up.” Ungkap Kariadi.
“Razia masker ini akan terus kami gelar guna mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Murung Raya,” ujar Kriadi mantan Kadis Perindagkop UKM Murung Raya di sela-sela kegiatan.
Kariadi mengatakan, memberikan sanksi sosial kepada warga yang tidak memakai masker.
“Sanksi sebagai efek jera dan membuat malu bagi warga yang melanggar protokol kesehatan. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan di masa new normal ini,” pungkasnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Beserta Forkominda Ikuti Rapat Terbatas Dengan Presiden Jokowi Secara Virtual

Read Time:1 Minute, 42 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis, 9 Juli 2020 mengadakan rapat dengan Gubernur Kalteng dan Bupati/walikota se Kalteng lewat virtual.
Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) di Provinsi Kalimantan Tengah.
Rapat Terbatas (Ratas) tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo setelah beliau meninjau beberapa daerah di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, tempat yang dipersiapkan untuk mendukung ketahanan pangan.
Rapat terbatas itu diikuti Gubernur dan 13 Bupati dan 1 walikota beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah untuk membahas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam Rapat terbatas tersebut Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melaporkan penyebaran Pandemi Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah. Pasien Positif hingga tanggal 9 Juli 2020 sebanyak 1.093, pasien dalam perawatan sebanyak 393 dan pasien sembuh sebanyak 634 orang. Dan mohon dukungan Presiden melalui Gugus Tugas agar membantu Kalteng dalam menangani pandemik Covid-19, sebagaimana yang disampaikan oleh perwakilan dari para medis yang bisa langsung berkomunikasi dengan Presiden secara langsung.

Selanjutnya Presiden langsung merespon permohonan seorang dokter di sampit yang minta alat PCR dan akan segera dikirim, sementara atas keluhan para medis di Barito Selatan yang selalu mendapatkan ancaman dan intimidasi dari masyarakat atas wabah covid-19. Presiden meminta kepada pihak kepolisian agar memperhatikan hal tersebut. “Jangan sampai ada para medis mendapat masalah dalam melaksanakan tugas sebagai garda terdepan.” Harap Presiden.

Sementara itu di pengujung rapat presiden minta agar yang terkait dengan bantuan sosial dan sejenisnya untuk masyarakat terdampak agar dipastikan dapat tersalurkan, dikendalikan dan dipantau terus penyerahnnya bagi yang berhak.
Terkait dengan new normal Presiden mengharapkan harus hati-hati memasuki new normal, “harus dimulai dengan pra kondisi, kapan mulai dan sektor mana yang mau dibuka harus yang beresiko rendah yang diprioritaskan.’ Ujar Presiden.

Hadir mendampingi Bupati Mura, wakil Bupati Rejikinoor, Ketua DPRD Doni, Kapolres Mura Dharmaeswara, mewakili Kajari Kasi Pidum Pujiarto, Sekda Hermon, mewakili Pabung Danramil Murung Trio Pramono, Kadiskes Suria Siri, Kadis Kominfo SP Bimo Santoso Kalaksa BPBD Kariadi, Dirut RSUD Martin Maha. Beserta anggota satuan Gugus Tugas percepatan penanganan covid19. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Camat Murung Pantau Penyaluran BLTD

Read Time:1 Minute, 38 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Camat Murung Banjang bersama Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan pendampingan dalam megawal proses jalannya penyerahan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) terdampak Covid-19 di Desa Juking Pajang, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Selasa (7/7/2020).

Camat Murung, menerangkan, penyerahan BLT tersebut dengan cara warga langsung datang ke Kantor Desa satu persatu dengan mengikuti peraturan Protokol Kesehatan. “BLT Dana Desa di harapkan dapat meringankan beban masyarakat menengah ke bawah (miskin) serta yang terdampak dari virus Covid-19 (Corona),” terang Banjang kepada awak media ini melalui sambungan WhatsApp.
“Masyarakat penerima BLT Dana Desa merupakan masyarakat yang belum menerima bantuan program PKH, Bantuan Pokok Non Tunai, BST Pusat dan Kabupaten serta yang memiliki riwayat penyakit menahun/Kronis,” ucapnya.
Banjang juga menyampaikan, BLT Dana Desa diberikan selama 3 bulan terhitung sejak bulan April 2020 sampai dengan bulan Juni 2020, dengan Nominal BLT Dana Desa tersebut sebesar Rp 600.000 (enam ratus ribu rupiah) per bulan, dan di berikan secara tunai langsung kepada masyarakat penerima BLT DD.
Pada kesempatan pemantauan tersebut Camat Murung juga selalu memberikan sosialisasi menghadapi masa New Normal sudah diberlakukan. Sosialisasi kepada masyarakat terus ditingkatkan sesuai dengan Protokoler kesehatan yang telah diterapkan diseluruh wilayah Kecamatan Murung. Hal ini disampaikan Camat Murung Banjang, dalam berbagai kesempatan Sosialisasi terus di jalankan, bertujuan agar masyarakat tidak terlena dan lepas dari protokol kesehatan.
Diharapkan kepada masyarakat agar tetap selalu mematuhi Protokol Kesehatan dan mengindahkan anjuran Pemerintah, selalu menjaga kesehatan, dengan mencuci tangan pakai sabun, gunakan masker saat bepergian, jaga jarak aman, hindari dari keramaian, tetap dirumah jika tidak ada hal yang penting.
“Pada masa new normal ini jangan sampai masyarakat lalai dan menilai diberlakukanya New Normal bahwa penyakit itu telah usai. Kami tetap menghimbau masyarakat senantiasa menjaga pola hidup bersih sehat agar kita terhindar dari wabah penyakit COVID-19 ini,” Tandas camat yang hobby jogging ini.

Hadir dalam pemantauan penyaluran BLTD di desa Juking Pajang tersebut perwakilan dari PMD Kab. Murung Raya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gereja Hosana Lakukan Simulasi SOP Peribadatan Menyongsong New Normal

Read Time:2 Minute, 15 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Simulasi kembali dibukanya rumah ibadah Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Hosana Puruk Cahu turut hadir Kadis Kominfo SP Kab. Murung Raya. Dalam simulasi tersebut Pdt. Herry ketua Resort GKE Purukcahu menyebutkan, simulasi tata cara ibadah ini dilakukan sebagai persiapan para pelayan ibadah dan seluruh jemaat masuki situasi new normal.

“Kita akan memastikan Gereja telah siap melaksanakan ibadah Minggu dengan mematuhi protokol kesehatan jika ingin kembali membuka untuk jemaat dalam menyongsong new normal nantinya.” Ujar Herry di dampingi Tim.

Simulasi diawali dengan pengaturan jemaat yang datang ke gereja dengan diarahkan untuk cuci tangan menggunakan sabun di tempat yang telah disediakan, kemudian dipandu untuk antri dengan jaga jarak untuk di cek suhu tubuhnya dengan thermo gun oleh petugas kesehatan. Apabila suhu dibawah 37 C akan dipandu petugas untuk menempati tempat duduk yang sudah di atur sedrmikian rupa untuk menjaga jarak. Apabila suhu tubuh di atas 37 C, diharapkan jemaat agar kembali ke rumah dan tidak diperkenankan ibadah di gereja.
“Kami juga live streaming, sehingga bagi jemaat yang usia 18 tahun ke bawah dan jemaat yang berusia diatas 70 tahun atau jemaat yang kurang sehat bisa mengikuti ibadah di rumah” Jelas Pdt. Herry Ketua Majelis Resort GKe Puruk Cahu.
“Simulasi yang dilakukan untuk tata cara ibadah dalam situasi new normal tersebut meliputi beberapa tahapan. Meliputi protokoler jemaat masuk gedung gereja, wajib cuci tangan, jaga jarak dan pemasangan floor marking.” Tandas ketua Tim Ibadah new Normal Lampung.

Lalu posisi duduk, bila sebelum pandemik Covid-19 satu kursi untuk 5-6 jemaat tapi new normal hanya boleh dua jemaat. “Sebelum pandemik setiap ibadah ada 400 jemaat, tapi setelah pandemi berkurang sepertiganya. Ada tambahan jam ibadah pagi menjadi dua kali (06.00 dan jam 09.00) dan sore satu kali (jam 16.00)” imbuhnya.
Untuk pemberian persembahan juga tata cara di ruang dengan menempatkan Amplop persembahan di tempat duduk dan jemaat tinggal memasukan dalam amplop kemudian cukup ditinggal ditempat, nanti pada akhir ibadah petugas akan mengumpulkan, juga akan disiapkan kotak persembahan di depan pintu keluar, jemaat juga bisa memasukkan persembahannya pada saat keluar untuk mengurangi sentuhan tangan.
Termasuk memberikan salam di akhir ibadah kepada pendeta dan majelis yang bertugas akan ditiadakan diganti dengan salam tanpa bersentuhan. “Diharapkan dengan simulasi tata cara beribadah dalam situasi normal baru ini, jemaat GKE Hosana Puruk Cahu dapat memahami, beradaptasi dan siap jika suatu saat ibadah bersama di gedung gereja dibuka kembali oleh pemerintah,” tandasnya.
“Dibukanya gereja kami menyambut dengan suka cita, terutama dilakukan dengan protokol kesehatan, berharap agar jemaat semua sehat dan menggunakan hand sanitizer, pakai masker, serta pembatasan jarak saat beribadah,” ujar Cici Mariati salah satu jemaat GKE Hosana nampak sukacita mendengar khabar ibadah di gereja akan segera dimulai sesuai protokol kesehatan. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Desa Panuut Kecamatan Murung Terima Saluran BLT Desa dan Pembinaan New Normal

Read Time:1 Minute, 26 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Camat Murung Banjang, baru saja melihat dari dekat penyaluran BLT Desa di desa Panuut sebanyak 130 KK pada kesempatan tersebut Camat Murung yang juga pernah menjadi camat di Sumber Barito dan Camat Batura ini menyampaikan kepada masyarakat penerima manfaat agar bersyukur karena menerima Bantuan langsung tunai dan bagi yang belum harap bersabar. Rabu, (1/7/2020).
“Bapak ibu warga desa Panuut, bersyukurlah. Karena bapak dan ibu termasuk orang yang beruntung tercatat sebagai penerima. Lalu bagi yang belum dapat, bersabarlah, mudah-mudahan masih ada program yang lain. “ Ujar Banjang.
Banjang juga mengingatkan kepada Kepala Desa dan jajarannya agar tidak bermain-main dengan urusan penyaluran BLT Desa ini. Dia berharap agar tidak ada pertimbangan belas kasihan lalu membuat aturan sendiri, dan melanggar ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Data hasil keputusan musyawarah adalah harga mati. Bila ada perbahan kebijakan, maka harus dimusyawarahkan kembali, pintanya.

Dalam kesempatan tersebut camat Murung juga berkesempatan memberikan pembinaan kemasyarakatan mngenai pelaksanaan new normal dalam kondisi covid 19. Lalu, apa yang harus dipersiapkan menghadapi kehidupan kenormalan baru?
“Secara pribadi, persiapkan mental untuk menerima segala perubahan kebiasaan yang akan terjadi. Semua orang diminta berperilaku hidup sehat dan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang selama ini sering didengungkan.” Jelas Banjang kepada masyarakat Desa Panuut, yang memang belum banyak memahami tentang protocol kesehatan.
Lebih jauh Banjang menyampaikan terkait Protokol pencegahan itu di antaranya, selalu menggunakan masker jika bepergian ke luar rumah, memahami etika batuk, tidak ke luar rumah jika tak memiliki kepentingan mendesak, rajin mencuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun atau menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60%, menghindari kerumunan dan tidak bertukar barang dengan orang lain di tempat kerja, misalnya membawa piring, gelas, dan sendok sendiri. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version