Kecamatan Batura Salurkan BLT Desa Tahap 4-6

Read Time:1 Minute, 16 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah memperpanjang penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa hingga September 2020. Di mana pada awalnya, BLT Desa disalurkan dari April-Juni 2020.
Perpanjangan waktu ini sesuai dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 tentang Perubahan Keuda Atas 205/PMK.07/20219 tentang Pengelolaan Dana Desa.
Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Kecamatan Barito Tuhup Raya, Indah Pahrianoor bahwa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) diperpanjang pemerintah pusat berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No.50/PMK.07/2020 untuk tahap 4, 5, dan 6. Bantuan tersebut akan dibagikan pada Juli, Agustus, hingga September 2020 dengan besaran Rp300.000 setiap bulannya.

“Alhamdulillah Pemerintah Desa Makunjung Rabu 01 Juli 2020 menyandingkan penyaluran BLT-DD Tahap 4 bulan Juli sebesar Rp. 300.000 kepada 174 Keluarga Penerima Manfaat(KPM) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Program Pemerintah Pusat dengan Besaran Rp. 600.000 setiap bulan dan diterima langsung 3 Bulan (Rp. 1.800.000) utk Bulan April s.d Juni 2020 kepada 20 KPM.” Ujar Pahrianoor.
Bersamaan juga, hari ini kegiatan Karya Bakti TNI Satkowil Koramil 1013-16/Makunjung dengan Tema :” Karya Bakti TNI Wujud Nyata Pengabdian Untuk Rakyat” dengan ikut ambil bagian menyalurkan BLTD kepada masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan program karya bhakti yang dilaksanakan satuan komando kewilayahan yaitu membagi sembako dan masker adalah salah satu upaya aparat Babinsa untuk mengatasi kesulitan warga masyarakat di desa binaan wilayah teritorial Koramil 1013-16 Makunjung yang berorientasi pada pertahanan wilayah teritorial yang perlu persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pejabat di Lingkungan Pemkab Mura Ikuti Rapid Test Massal

Read Time:58 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 melaksanakan rapid test secara massal bagi pejabat eselon II.B di lingkup Pemkab Mura.

Kegiatan ini dilaksanakan atas instruksi Bupati Mura Perdie M. Yoseph agar bagi seluruh pejabat di lingkup Pemkab Mura untuk mengikuti rapid test. Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dari hasil pemantauan liputan dari Tim Media Center Diskominfo SP Mura, tampak belasan Kepala Dinas dan Badan di lingkup Pemkab Mura ini terlihat mengantri untuk dilakukan pengambilan sampel darah oleh petugas medis bertempat aula Dinas Kesehatan Kab. Mura, jl. Letjend Soeprapto, Kota Puruk Cahu. Selasa (30/6/2020) siang.

“Hari ini dilakukan rapid test bagi pejabat tinggi eselon II.B di lingkup Pemkab Mura. Hasil rapid test akan kita sampaikan, untuk tahap pertama ini dilakukan rapid test bagi pejabat eselon II.B, untuk sejumlah pejabat eselon lainnya akan kembali dilakukan rapid test secara bertahap”, ungkap Kepala Dinas Kesehatan Mura dr. Suria Siri.

Kepala Dinkes Mura juga menyampaikan, “agar masyarakat patuhi himbauan Pemerintah, selalu terapkan protokol kesehatan saat keluar rumah. Ini demi kebaikan kita semua”, ucap Suria Siri. (DiskominfoSPMura_Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kepala OPD Kab. Murung Raya Lakukan Rapid Test

Read Time:1 Minute, 49 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Setelah melakukan serah terima jabatan di aula Setda para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Murung Raya (Mura) mengikuti rapid test (tes cepat) Corona Virus Disease (Covid-19), yang diselenggarakan pada Selasa (30/6/2020) bertempat di Aula kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Murung Raya.

Giat rapid test ini dilakukan untuk mendeteksi persebaran Covid-19 di Kota Emas. “Ini (rapid test) dilakukan untuk mengantisipasi bahwa para Kepala OPD merupakan pejabat publik yang banyak beriteraksi dengan masyarakat umum, dan perlu dilakukan pemeriksaan/ screening,” terang Kepala Dinkes Murung Raya, Suria Siri di sela-sela acara.
Dengan pemeriksaan rapid test ini diharapkan dapat terseleksi siapa yang sudah terinfeksi dan siapa yang belum. Sehingga dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik tidak akan menjadi sumber penularan di masyarakat.
“Sekaligus ini untuk melakukan kontrol bagi pejabat publik supaya berhati hati di sekitar kita banyak ODP, OTG yang ada potensi menular pada kelompok resiko. Sehingga program yang dilaksanakan oleh Pemkab Murung Raya ini nanti akan memberikan rasa aman bagi para pejabat publik maupun masyarakat yang berinteraksi dengan pejabat,” ucap Suria Siri.

Setelah dilakukan rapid test rata-rata hasilnya non reaktif menurutnya rapid test itu tidak seratus persen hasilnya akurat. “Rapid test hanya akurat dalam mengukur pergerakan anti bodi, tidak untuk menentukan Covid-19,” ujarnya.
Salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Murung Raya yang ikut dalam rapid test yakni Kepala Dinas Kominfo SP Kabupaten Murung Raya, Bimo Santoso. Dirinya menyambut baik adanya rapid test di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, ASN di Pemkab Murung Raya harus mengetahui kondisi tubuhnya di tengah pandemi Covid-19 ini. “Mengingat ASN harus tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya sangat berterima kasih dan mendukung kegiatan rapid test ini, dengan demikian menjadi lebih tenang,” ungkap Bimo yang mendapat giliran pertama di rapid, dan pernah karantina mandiri. Selain itu, pihaknya selalu menghimbau untuk selalu menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat dengan menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Sehingga bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan keluarga bagaimana menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid-1. “Seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak aman untuk mencegah penyebaran virus corona. Kita harapkan tidak ada lagi warga Murung Raya yang terpapar virus corona..” Ujarnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

KPB Resort GKE Puruk Cahu Siap Dukung Gereja Membuka Peribadahan Dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Read Time:1 Minute, 32 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Jemaat Hosana Puruk Cahu, mulai membuat skema peribadatan yang akan memasuki masa kenormalan baru atau new normal. Ke depan, gereja Hosana dapat melayani ibadah secara langsung atau daring kepada jemaat. Ketua Majelis Jemaat GKE Hosana Puruk Cahu, Pdt. Herry, MTh dalam keterangannya menuturkan, skema itu telah diutarakan kepada Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19.

Herry menilai, istilah kenormalan baru bukan sesuatu yang baru bagi GKE. Menurutnya, GKE sudah mempersiapkan tatanan baru bergereja dalam kontek ibadah sejak dua bulan lalu. “Transisi ibadah versi konvensional menuju ke ibadah digital pasca pandemi tidak berlangsung terlalu sulit, karena memang sejalan dengan rencana gereja,” paparnya.
Diharapkannya kegiatan ibadah dan kegiatan lainnya harus menerapkan protokol kesehatan. “Kita belum tahu sampai kapan pandemi covid 19 ini akan berakhir, namun disisi lain kita juga tidak boleh hanya berada di rumah, kita harus bekerja secara produktif untuk itulah kita harus melakukan tatanan kehidupan baru dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas kita,” jelas Herry.

Secara teknis ketua Komisi Pelayanan Bapak Bimo Santoso menjelaskan, ketika tatanan hidup masyarakat berubah berbasis digital, gereja pun secara bertahap telah melakukan berbagai upaya menuju ke sana. “Ini menjadi lebih kontekstual saat kondisi pandemi memang tidak memungkinkan orang untuk berkerumun,” kata Bimo yang mengkoordinir media digital mengkonfirmasi, Rabu (17/6/2020).
Bimo Santoso ketua KPB yang juga Kadis Kominfo menjelaskan new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun ditambah menerapkan protokol guna mencegah terjadinya penularan covid-19. “Prinsip utama dari new normal itu sendiri adalah dapat menyesuaikan dengan pola hidup. Secara sosial, kita pasti akan mengalami sesuatu bentuk new normal.” Ujarnya.

Bentuk dukungan KPB terhadap gereja yang akan membuka peribadahan pada new normal, beberapa saat yang lalu telah ikut ambil bagian membuat tempat saluran cuci tangan, membuat banner SOP peribadahan di gereja serta membantu pengadaan thermal gun. (MC DiskominfoSP Mura).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Disperindagkop Gelar Pasar Murah Mobile di Kecamatan se Kabupaten Murung Raya

Read Time:2 Minute, 13 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Keberadaan pasar murah mobile di tengah wabah covid-19 sebagai upaya mengatasi dampak ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Murung Raya (Mura) di buka secara resmi oleh Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph di Halaman Kantor Kecamatan Murung, Senin, (15/6/2020).

Dengan hadirnya pasar murah di setiap kecamatan bertujuan untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah dengan subsidi harga, menjaga stabilitas harga melalui pengendalian harga bahan pokok tertentu dan mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan pokok.

Pasar Murah sangat dirasakan manfaatnya oleh masayarakat di kalangan bawah. Hal itu di katakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan UKM Kabupaten Murung Raya Kariadi saat memberikan laporan pada pembukaan Pasar Murah di kecamatan Murung.
Menurut Laporan Kepala Dinas Perindagkop UKM Kab. Mura Kariadi menyampaikan bahwa Pasar murah seharusnya dilaksanakan pada bulan Mei, “Tapi karena ada beberapa OPD yang memberikan bantuan, agar tidak menumpuk kegiatan serupa maka pasar murah baru dilaksanakan hari ini.” Ujar Kariadi.
Kariadi, mengatakan bahwa selain manfaat, keberadaan pasar murah mobile juga dapat membantu mempermudah, meringankan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Puji syukur, kata Kariadi antusias masayarakat pada kegiatan ini sangat tinggi. Terlihat saat di hari pertama di kecamatan Murung terjual sebanyak 785 paket, dan selanjutnya di 10 kecamatan. “Pasar sembako murah bertujuan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19.” Ungkap Kariadi mengakhiri laporannya.

Sementara itu Bupati Mura Perdie M. Yoseph menyampaikan bahwa pasar murah atau penjualan sembako murah yang biasanya selalu digelar menjelang akhir Ramadhan tapi kali ini kegiatan pasar murah digelar di halaman kantor kecamatan berlangsung tidak seperti biasanya, karena harus menerapkan protocol kesehatan.
Warga yang akan membeli sembako murah harus mengikuti protokol kesehatan. Para pengunjung harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk ke area penjualan sembako murah di halaman kantor kecamatan dengan menerapkan protocol kesehatan, memakai masker, jaga jarak. “Kita harus disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran covid-19, yang hingga saat ini di Murung Raya sudah 68 orang yang positif, namun kita tetap bersyukur karena di Murung Raya belum ada yang meninggal dunia akibat Covid-19” Ungkap Perdie.
Perlu dikatahui bahwa Pasar Murah Mobile ini juga akan dilakukan di seluruh kecamatan se Kabupaten Murung raya dengan jumlah paket sebanyak 3923 paket. Dengan perincian Kec. Murung 785 paket, Kec. Laung tuhup 549 paket, Kec. Permata Intan 392 paket, Kec. Sumber Barito 392 Paket, Kec. Tanah Siang Selatan 314 Paket, Kec. Barito Tuhup Raya 314 paket, Kec. Sungai Babuat 275 paket, Kec. Tanah Siang 392 paket, Kec. Seribu Riam 275 paket dan Kec. Uut Murung 235 paket. Dimana setiap paket terdiri dari 2 kg gula pasir, tepung terigu 1 kg dan minyak goring 1 liter dengan harga Rp. 15.000,- disubsidi 75 % dari nilai pasar sebesar Rp. 57.000,-. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Perdie: Pelaksanaan Pasar Murah Harus Tetap Memperhatikan dan Mengacu Kepada Protokol Kesehatan

Read Time:1 Minute, 10 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Berbagai usaha dilakukan Pemerintah dalam memerangi wabah Virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Seperti kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 ini mempunyai dampak yang luar biasa kepada semua sektor tak terkecuali ketersediaan dan aksesbilitas kebutuhan pokok.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan dengan harga yang relatif murah menggelar pasar murah yang akan dilaksanakan dari 15-28 juni 2020 di 10 Kecamatan.

Pasar murah di halaman kantor Kecamatan Murung

“Kami berharap dengan kegiatan pasar murah ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan bijak oleh masyarakat”, tutur Bupati Mura Perdie M. Yoseph saat membuka pasar murah Covid-19 Kabupaten Murung Raya di halaman kantor Kecamatan Murung. Senin (15/6/2020) pagi.

Perdie menegaskan pelaksanaan pasar murah harus tetap memperhatikan dan mengacu kepada protokol kesehatan Covid-19.

Hal itu dilakukan semata-mata demi menjaga kesehatan, dalam masa pandemi Covid-19 sekarang ini supaya tidak tertular virus corona diantaranya dengan menjaga jarak, wajib pakai masker dan jangan lupa mencuci tangan pakai sabun.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Kab.Mura menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini salah satunya untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah melalui subsidi harga (75%)”, ucap Kariadi.

Perdie juga mengingatkan agar masyarakat untuk selalu mematuhi himbauan Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai virus corona, “menerapakn pola hidup bersih dan sehat, selalu menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah dan rajin mencuci tangan. (DiskominfoSPMura-_Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pembukaan Pasar Murah Covid-19 Kabupaten Murung Raya

Read Time:1 Minute, 5 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M. Yoseph secara resmi membuka pasar murah Covid-19 Kabupaten Murung Raya. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Murung. Senin (15/6/2020).

Hadir pula dalan kegiatan tersebut unsur Forkopimda Mura, para Kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan pasar murah covid-19 ini merupakan kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya yang mana kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perindagkop dan UKM bertujuan untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah melalui subsidi harga (subsidi 75%), menjaga stabilitas harga melalui pengendalian harga bahan pokok tertentu, mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan pokok dan membantu warga masyarakat yang terdampak pandemi Virus Corona (Covid-19).

Bupati Mura dalam sambutannya menyampaikan, “kegiatan pasar murah yang telah menjadi kegiatan rutin dari Disperidagkop dan UKM Kab.Mura adalah salah satu bentuk usaha Pemda Kab.Mura untuk memfasilitasi penjualan sebagian bahan kebutuhan pokok sehingga guna mempermudah, meringankan dalam memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat”.

Penyerahan paket sembako secara simbolis

“Jadi masyarakat Murung Raya tidak perlu panik dan risau dalam menghadapi situasi kelangkaan bahan-bahan pokok sehari-hari atau ancaman kenaikan harga yang timbul akibat pandemi Covid-19”, tutur Perdie.

Pelaksanaan pasar murah dilaksanakan di 10 Kecamatan di Kab.Mura, jumlah paket 3923 paket sembako, terdiri dari gula pasir 2 kg, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kg. (DiskominfoMura_Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

GKE Melakukan Persiapan Ibadah Jelang Penerapan New Normal

Read Time:1 Minute, 49 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Puruk Cahu, bersiap menghadapi kegiatan ibadah jika new normal mulai berlaku. Ibadah di gereja ini akan dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tak hanya jaga jarak, pakai masker namun setiap jemaat yang akan beribadah sebelum masuk rumah ibadah harus cuci tangan dengan sabun dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh.

Hal tersebut adalah hasil rapat Mejelis Jemaat GKE Puruk Cahu dalam rangka persiapan yang akan dilakukan pengurus Jemaat GKE Puruk Cahu jelang penerapan new normal. Jumat, (12/6/2020).

Ketua Majelis Jemaat GKE Puruk Cahu Pdt Herry di dampingi koordinator Peribadatan di massa new normal Lampung dan Ketua Lingkungan Zaitun Wandato dan Ketua Lingkungan Sion Willem menyempatkan meninjau simulasi ibadah di gereja jelang pemberlakukan new normal.

Dalam rapat sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kab. Mura dengan tokoh agama, majelis telah menetapkan SOP Peribadatan dengan teknis pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat untuk memutus penyebaran Covid-19. “Namun, Jemaat Gereja Hosana belum membuka gedung gereja untuk dilakukan ibadah. Kami tidak buru-buru. Diperkirakan awal bulan Juli 2020 akan memulai peribadatan di gedung gereja, sambil melihat situasi dan kondisi pandemi corona”, ujar Herry.

Saat Jajaran Forkopimda Mura meninjau persiapan new normal di rumah ibadah beberapa hari yang lalu.

Sebagaimana kita ketahui, terkait dengan ibadah saat new normal, Menteri Agama telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 tahun 2020 tentang panduan kegiatan ibadah di era menjelang penerapan new normal life, adalah mewajibkan rumah ibadah memiliki surat keterangan aman dari Covid-19. Selain penerapan protokol kesehatan, rumah ibadah harus mendapatkan surat keterangan aman covid dari ketua gugus tugas sesuai tingkatan wilayah.

Dalam waktu dekat akan segera dipersiapkan sarana dan prasana untuk menunjang kegiatan peribadatan di massa new normal, seperti membentuk tim peribadatan yang dibantu dari warga jemaat, pembuatan dan pengadaan beberapa buah tempat cuci tangan, pengadaan thermal gun, pembuatan petunjuk teknis (SOP) peribadatan berupa selebaran maupun spanduk atau standing banner.

“Apabila nanti akan dibuka peribadatan di rumah ibadah, untuk menghindari kepadatan jemaat akan dilaksanakan 3 (tiga) kali ibadah yaitu jam 06.00, jam 09.00 dan jam 16.00 dengan durasi dipersingkat”, Jelas Ketua Jemaat mengakhiri pembicaraan. (DiskominfoMura_Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Penerapan Protokol Kesehatan Secara Ketat Untuk Pembukaan Rumah Ibadah

Read Time:2 Minute, 23 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Sejak ditetapkan zona merah di Kabupaten Murung Raya (Mura) tempat ibadah di Puruk Cahu tidak melakukan kegiatan peribadatan. Namun mulai 12 Juni 2020, kegiatan ibadah akan memulai menerapkan new normal denga protokol kesehatan yang ketat. Hal ini merupakan keputusan yang diambil pemerintah Kabupaten Murung Raya setelah mengadakan rapat dengan para tokoh agama baik dari MUI, NU, Muhamadiyah, FKUB, PGIS, Katholik dan Hindu Kaharingan, dan melakukan pemantauan di beberapa rumah ibadah, Kamis (11/6/2020).

Dalam kesempatan rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rejikinoor diawali dengan pemaparan dari Kapolres Mura Dharmeswara yang menyampaikan bahwa dalam rangka membuka peribadatan di rumah ibadah harus dengan tertib mengikuti protokol kesehatan. “Kalau perlu bikin himbauan yang memudahkan umat memahami edaran gugus tugas. Misalnya wajib pakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak dengan Jemaah lain satu meter, bawa sajadah sendiri, harus ukur suhu tubuh, anak-anak dan lansia dihimbau ibadah di rumah, intinya harus ada kemandiriaan dari jemaah. Dan melibatkan seluruh stakeholder, kalau belum siap jangan dipaksakan untuk beribadah di rumah ibadah.” Ungkap Kapolres.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Suria Siri, menyampaikan bahwa pihak Dinas Kesehatan telah melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid-masjid “Besok petugas kesehatan akan mendampingi jemaah yang akan ibadah dan pada hari Sabtu pihak dinas kesehatan juga akan menyemprot disinfektan di gereja-gereja di kota Puruk Cahu, namun yang memprihatinkan saat ini kita bertambah pasien yang positif Covid-19 dari Cluster Gowa” ungkap Suria Siri.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Murung Raya, H. Asmadi mengatakan masjid-masjid dapat menggelar salat Jumat kembali. Tentunya ada protokol kesehatan yang harus dipatuhi. “Takmir masjid diharapkan segera menyiapkan perlengkapan seperti sabun atau hand sanitizer, pengecek suhu, dan menandai saf dengan jarak 1 meter ke kiri kanan, depan dan belakang, dan diharapkan para tokoh Agama harus jadi suri tauladan menerapkan protokol kesehatan, dan akan dipantau oleh petugas untuk pendisiplinan” kata Asmadi.

Dari pihak PGIS Kab. Mura Pdt. Herry menyampaikan bahwa pihak gereja telah siap melaksnakan peribadatan di gereja dengan protokol kesehatan sebagaimana edaran Menteri Agama dan Gugus Tugas. “Hanya dari GKE kemungkinan akan memulai peribadatan paling cepat awal Juli atau awal Agustus 2020” terang Herry yang juga ketua Majelis Resort GKE Puruk Cahu.

Dari pihak MUI, NU, Muhamadiyah, Dewan Masjid Indonesia dan FKUB pada prinsipnya siap mendukung apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah dan Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 terkait dengan rencana pembukaan peribadatan di rumah ibadah dengan protokol kesehatan. “umat islam sudah siap melaksanakan peribadatan yang sudah didambakan oleh umat, hanya terkait dengan alat pengukur suhu agar difasilitasi oleh pemda. “ Ungkap Pajarudinoor.
“Untuk mengurangi kepadatan tempat ibadah maka harus kompak melaksanakan. Walau ada maklumat dari PP muhamadiyah yang daerahnya masih zona merah untuk tetap ibadah di rumah. Sarannya mushola dan langgar dapat juga dibuka. Semoga kita semua diberikan keberkahan. Bagi rumah ibadah yang belum siap menerapkan protokol kesehatan harus bersabar untuk ibadah di rumah ibadah. (MC DislominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

KPPer Puruk Cahu Berbagi Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Read Time:1 Minute, 47 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kita ketahui bersama bahwa wabah virus Corona kian meluas. Rasa cemas membungkus tanah air. Di tengah situasi mengkhawatirkan ini, komitmen untuk bersatu padu mendoakan negeri serta aksi nyata mencegah penyebaran COVID-19, harus termotivasi dalam diri setiap warga Negara.

Memaknai dampak pandemi covid-19 ini, Komisi Pelayanan Perempuan (KPPer) Resort GKE Puruk Cahu memberikan pelayanan kasih berbagi sembako dengan lansia dan Janda kurang mampu di jemaat-jemaat Lingkup Resort GKE Puruk Cahu, Kamis (11/6/2020).

Menurut Ketua KPPer Resort GKE Puruk Cahu Sri Karyawati, mengatakan bahwa kegiatan berbagi kasih ini melibatkan pengurus KPPer Resort GKE Puruk Cahu kepada janda yang kurang mampu dan kurang beruntung serta kaum manula, dalam rangka hari perempuan GKE KPPer Resort GKE Puruk Cahu memberikan bingkisan kasih bagi lansia dan janda tidak mampu sebanyak 150 paket (beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 1 liter, kopi 1 bungkus, teh 1 bungkus/paket) yang diserahkan, melalui pengurus SPPer Hosana, Eklesia, Tahujan Ontu, Datah Kotou, Dirung Lingkin, Olung Muro, Olung Nango, Olung Siron, Sei Lunuk dan Konut, juga untuk semua pendeta dan vikaris Resort Puruk Cahu dan petugas gereja.
“kegiatan berbagi kasih ini memang program dari pengurus dalam rangka hari perempuan GKE, karena biasanya kita melakukan diakonia pemberian bingkisan untuk lansia setiap dilaksanakan ibadah, tetapi setelah merebaknya wabah corona di Indonesia, KPPer hanya bisa mengikuti Ibadah online di rumah masing-masing. “ Ungkap Sri Karyawati.

Tak hanya tidak bisa mengikuti Ibadah di Gereja, bahkan untuk berkumpul bersama sanak saudara juga tidak bisa. “Rindu sekali rasanya, hati saya dan jemaat lainnya makin teriris saat melihat banyak pemberitaan mengenai jemaat yang mulai kesulitan untuk mencari nafkah. Semenjak pandemik covid-19, kegiatan masyarakat pun terbatas dan hal tersebut berimbas pada kesulitan para janda dan manula. “ Ujar Sri Karyawati.
Dalam kesempatan tersebut Sri Karyawati juga berharap agar masyarakat tetap mengikuti arahan dari pemerintah serta mendukung berbagai upaya yang dilakukan agar dampak mewabahnya Covid-19 ini bisa diminimalisir, sehingga masyarakat tidak terlalu berat merasakannya. “semoga saja kondisi ini segera berlalu, dan kita semua bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sedia kala” Ungkap Sri Karyawati yang juga Kepala Bagian Kesra Setda Murung Raya ini. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version