Persiapan Menuju "New Normal", Wabup dan Rombongan Tinjau Tempat Ibadah

Read Time:1 Minute, 56 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor, beserta ketua DPRD Mura Doni, Sekda Mura Hermon, Kadis Kesehatan Suria Siri, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang, Danramil Murung Trio Pramono, Kapolsek Murung Yuliantho beserta tokoh agama dan rombongan meninjau beberapa tempat ibadah yang ada di kota Puruk Cahu, Selasa (9/6/2020). Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi penyiapan tatanan new normal produktif dan aman Covid-19 khususnya di tempat ibadah.

Kunjungan pertama Wabup beserta rombongan setelah melakukan pemantauan rapid test di kantor kecamatan Murung adalah Gedung Gereja Hosana yang berjarak kurang lebih 50 meter dari kantor camat. Rombongan Wabup berjalan kaki menuju gereja Hosana., disambut langsung oleh Ketua majelis jemaat GKE Hosana Pdt. Herry dan anggota majelis lainnya.
Wabup beserta rombongan mendapat penjelasan dari Ketua Majelis terkait kesiapan Gereja Hosana apabila sudah dimungkinkan dibuka kembali. Dalam penjelasannya Pdt. Herry menyampaikan kesiapannya walau ada beberapa kendala. “sebagaimana kami sampaikan pada rapat terdahulu kami belum memiliki alat pengukur suhu tubuh (thermal gun)” ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut Wabup mengisyaratkan bahwa Tim Gugus Tugas percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 akan memberi pinjaman alat dimaksud. “Tolong pak Sekda nanti agar difasilitasi untuk pinjam pakai alat dimaksud apabila kita sudah siap untuk membuka rumah ibadah sesuai protocol kesehatan” ungkap Rejikinoor.

Menurut Rejikinoor persiapan untuk menerapkan tatanan hidup normal baru atau new normal saat ini tengah dimatangkan. Pemerintah dalam hal ini masih memilah daerah-daerah yang bisa menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal.
Pemerintah, kata Rejikinoor, juga membuat rencana ujicoba, simulasi dalam minggu ini dan pembukaan pada kedepannya, serta melakukan sosialisasi, edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang tegas.

Sementara itu Kadis Kesehatan Suria Siri menegaskan bahwa pihaknya terus menerus memperkuat rencana mitigasi untuk transmisi dan penyebaran virus serta mewaspadai adanya gelombang kedua di tiap-tiap daerah, di mana kadang data naik dan turun. Terus dilakukan penguatan, dilakukan masif testing dengan agresif tracking, juga melakukan perlindungan dengan kelompok rentan, penyandang disabilitas, orang tua, perempuan, dan anak-anak,” ungkap Suria Siri.

Setelah dari Gereja Hosana rombongan langsung menuju Gereja Katholik St. Klemen, terus ke Masjid dekat gereja Katolik, masjid Al. Manar di pasar Hungan, lanjut ke Masjid Attaqwa, lanjut ke masjid Al jihad, kemudian ke Gereja Eklesia dan ke masjid sebelah gereja Eklesia, terakhir di masjid Agung Al. Iqtiqlal. Dimana Wabup dan rombongan menunaikan shalat dzuhur bersama. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Bersama Unsur Forkominda Pantau Rapid Test di Kantor Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 32 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menggelar dan melanjutkan rapid tes kepada para pedagang baik sembako, mini market, baber shop, pemilik salon, karyawan SPBU, dan pedagang kain, yang belum melaksanakan rapid test sebalumnya. Rapid test dilaksanakan di teras kantor Kecamatan Murung, Selasa, (9/6). Rapid test dilakukan secara gratis dan disambut masyarakat dengan sangat antusias.

Menurut Kepala Satpol PP Kab. Mura Iskandar bahwa rapid test kali ini adalah yang terakhir, “apabila terdapat masih ada yang belum melakukan rapid test, akan kami lakukan tindakan penutupan sementara usahanya, sesuai ketentuan yang berlaku.” Ujar Iskandar.

Pemkab Mura telah memberi kesempatan beberapa kali untuk rapid test, bagi masyarakat terutama para pedagang yang ingin mengecek kondisi tubuhnya agar terhindar dari Covid-19.

Menurut Wabup Mura Rejikinoor yang dampingi ketua DPRD Kab. Mura, Doni, Kaplores Mura Dharmeswara, Sekda Mura Hermon, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang serta unsur Tripika Murung, mengatakan bahwa rapid test ini sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Puruk Cahu khususnya dan Kabupaten Murung Raya pada Umumnya.
Rejikinoor mengatakan bahwa selama ini Pemkab Mura telah melakukan rapid test kepada para pedagang baik di pasar pelita Hilir, Hungan, Pelita Hulu, Bahitom maupun alun-alun. Namun, karena masih banyaknya para pedagang dan pelaku usaha yang belum melakukan rapid test maka kegiatan rapid test terus dilaksanakan hingga hari ini. “Karena itu, kami menyampaikan terimakasih banyak kepada semua pedagang dan pelaku usaha yang telah melakukan rapid test, pasti ini sangat bermanfaat bagi kita semua,” kata Wabup.

Rejikinoor mengatakan, setelah dilakukan rapid test massal, apabila ditemukan warga yang reaktif, maka akan langsung diisolasi di tempat karantina yang telah disiapkan yaitu di gedung Politeknik Mura maupun di Balai Diklat Konut, sembari akan dilakukan tes swab. “Selanjutnya, apabila hasil swabnya positif dan menunjukkan gejala, maka akan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan covid-19. “ Jelasnya. (MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kelompok Tani Ika Jorih Agro Lestari Jemaat GKE Makunjung Tanam Kakao Untuk Program Ketahanan Pangan

Read Time:2 Minute, 15 Second
<![CDATA[

PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19 KELOMPOK TANI IKA JORIH AGRO LESTARI JEMAAT GKE MAKUNJUNG DENGAN MENANAM KAKAO

MC-Murung Raya- Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Penularan antar manusia masih terus berlangsung hingga kini, bahkan sudah banyak memakan korban jiwa. Kondisi ini membuat banyak orang cenderung memilih menghabiskan waktu #dirumahsaja.

Pola kebiasaan masyarakat pun turut bergeser yang mengakibatkan dampak perekonomian menjadi kurang baik.
Sektor pertanian menjadi harapan baru bagi perekonomian yang kini terhempas di segala lini akibat Pandemi covid-19. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih tumbuh 9,46% pada kuartal I 2020 dibandingkan kuartal sebelumnya. pertumbuhan tersebut disebabkan adanya kenaikan permintaan domestik dan produksi hasil hortikultura (buah-buahan dan sayuran), perikanan tangkap dan budidaya, perkebunan, serta kayu tanaman.

Menurut Kadistanakan Kab. Murung Raya (Mura) Ganefo L. Amin tanaman kakao bagus untuk dibudidayakan masyarakat, karena harganya cukup stabil dan perawatan tanaman ini juga cukup mudah dipelajari.

“Apalagi iklim kita tropis sangat cocok untuk tanaman kakao ini,” ujar Ganefo

Saat ini, berdasarkan data Dinas Tanakan belum begitu banyak masyarakat Murung Raya yang membudidayakan kakao. Padahal kebutuhan akan komoditi ini sangat tinggi, dan banyak produsen makanan membutuhkan biji kakao.

“Kelompok tani bukan saatnya lagi hanya bertumpu pada satu sektor pertanian saja. Akan tetapi hendaknya diselingi dengan peternakan, baik ternak itik, kambing ataupun lainnya, begitu juga tanaman perkebunan harus divariasikan.” Ungkap Ganefo
Berkenaan dengan hal tersebut kelompok tani Ika Jorih Agro Lestari jemaat GKE Ika jorih Makunjung Kecamatan Barito tuhup Raya menangkap peluang tersebut dengan mamanfaatkan kebun yang dimilikinya dengan menanam kakao dengan tanaman sela padi, jagung dan sayuran.
“Kami kelompok Tani Ika Jorih Agro Lestari, GKE Ika Jorih Makunjung. melakukan kegiatan gotong royong pembersihan lahan (menebas) untuk penanaman kakao. Sebelum ditanam kakao lahan akan ditanam padi atau jagung dan palawija.” Ungkap Pdt. Betry Lukas Ketua Jemaat GKE Ika Jorih Makunjung.

Lebih lanjut Betry menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Ketahanan Iman di Jemaat GKE Ika Jorih Makunjung. Sebagai informasi, kelompok tani sudah terbentuk sejak tahun 2015 yang kami beri nama kelompok tani Ika Jorih Agro Lestari. Dan tahun 2015 telah membuka lahan perkebunan karet kurang lebih 8 hektare. Saat itu kami sudah mendapat bantuan pemerintah berupa roundup dan spayer. Berkaitan dengan wabah COVID 19, program gereja diarahkan kepada ketahanan pangan dan ketahanan iman jemaat.
“Untuk itulah kami membuka lahan kembali. Dan untuk bibit kami sudah mendapat bantuan dari Pemkab Mura, dalam hal ini Distanakan, berupa bibit cokelat sebanyak 7000 bibit. Yang akan segera kami tanam, nantinya kami akan melakukan tumpang sari dengan menanam tanaman yang berumur pendek, seperti sayuran. Itulah sebabnya kami mohon dukungan bibit jagung, Padi maupun sayuran” Jelas Betry penuh optimism dan harapan. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Serahkan Ambulance dan Ventilator ke RSUD Puruk Cahu

Read Time:2 Minute, 3 Second
<![CDATA[

RSUD DAPAT AMBULANCE DAN VENTILATOR DARI PEMKAB MURA

MC-Murung Raya- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu menerima dua unit mobil ambulance dan dua unit ventilator dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Penyerahan dilakukan di di halaman RSUD Puruk Cahu, oleh Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph di dampingi Ketua DPRD Mura Doni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pahala Budiawan Situmorang, Asisten Adiminstrasi Umum H. Pajaruddin, Kamis, (4/6/2020).

Direktur RSUD Murung Raya Martin Maha menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian Bupati kepada rumah sakit. Apalagi, saat ini, sejumlah mobil ambulance sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam laporannya Martin Maha menyampaikan bahwa tahun 2020 DAK yang tersedia sebesar 12 M dialokasikan untuk pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) dan layanan penanggulangan Covid-19. “Ambulance didesign sesuai keperuntukannya sehingga sangat representatif untuk memberi pelayanan bagi para pasien baik pasien umum maupun pasien Covid” Jelas pria asal Medan ini.

Lebih lanjut Martin Maha melaporkan dalam menghadapi pandemik Covid-19 ini RSUD Mura telah memiliki ruang isolasi sebanyak 24 kamar, dengan perincian 20 kamar untuk rawat inap 2 kamar di IGD, 2 kamar di ruang kebidanan dan rencana yang akan datang akan dibuat kamar khusus untuk ruang anak.
“Atas nama pribadi dan seluruh pegawai RSUD Puruk Cahu kami sampaikan ucapan terima kasih setinggi tingginya kepada Bapak Bupati, yang selalu memberikan support dan dukungan kepada seluruh jajaran RSUD, harapan kami agar wabah pandemik Covid-19 ini cepat berlalu.” Ujar Marten Maha.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Mura Perdie M. Yoseph mengungkapkan rasa bangga dan akan berusaha untuk terus menerus melakukan upaya untuk memberikan yang terbaik buat menghentikan covid ini.
“saya mengharapkan Dirut RSUD bisa memanfaatkan fasilitas ini secara optimal untuk kepentingan pelayanan RSUD secara maksimal.” Ungkap Perdie.
Lebih lanjut Perdie menyatakan bahwa walau RSUD kita hanya tipe C tapi secara fasilitas yang dimiliki sudah memenuhi standar dan memadai sebagaimana rumah sakit yang ada di kota-kota besar.
“Saya minta agar Ambulance ini digunakan secara fleksibel untuk pelayanan penanganan Covid-19 secara mobile baik untuk melayani di RSUD maupun untuk di gedung karantina yang ada. Dan mohon Dirut RSUD agar fasilitas yang ada perlu terus dibenahi dan dipenuhi secara lengkap agar pelayanan di kepada masyarakat semakin baik.” Ujar Bupati menutup sambutannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Mura Doni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pahala Buadiawan Situmorang, Asisten Adiminstrasi Umum H. Pajaruddin, Kepala Diskominfo SP Bimo Santoso, Kadis Sosial Rusine, Plt. Kadis Perhubungan Rudi dan para awak media.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya dengan BRI Tandatangani MoU Penyaluran Dana Kartu Mura Sejahtera

Read Time:1 Minute, 43 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kesepakatan bersama Memoriam of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Muara Teweh. MoU ditandangani Pihak Pemkab Mura oleh Bupati Mura Perdie M. Yoseph dan dari pihak PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kancab. Muara Teweh Hoki R. Admaja tentang penyaluran dana dan pembukaan rekening keluarga penerima manfaat terkait Kartu Muring Raya Sejahtera.Rabu, (3/6/2020).

Dalam kesempatan sambutannya yang mewakili BRI menyampaikan terimakasih dan dukungan atas diperkenankan BRI membantu Pemerintah Murung Raya membangun ekonomi masyarakat Mura lebih baik. “Terimakasih atas kepercayaan pimpinan daerah untuk membantu pemda dalam penyaluran dana KMS, kiranya kedepan ekonomi masyarakat akan semakin meningkat, maju sehingga masyarakat merasakan kesejahteraan” Ungkap Hoki.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Murung Raya, Rusine mengutarakan Dinsos mengelola bantuan dari pusat, provinsi dan kabupaten untuk penangnan covid-19, seperti dari Pusat ada KPH, program sembako, BTL dari Provinsi ada KPM dari Kabupaten ada KMS, KPM dampak covid-19 mengurangi dampak ekonomi. “Kriteria penerima manfaat adalah orang miskin, anak terlantar, disabilitas dan manula, dimana data diperoleh dari kelurahan dan desa dengan rekomendasi dari pihak kecamatan kemudian akan diverifikasi oleh Dinas Sosial” Terang Rusine.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa MoU ini adalah bentuk kerjasama Pemerintah Daerah dengan Bank BRI untuk meyalurkan dana Kartu Murung Raya Sejahtera bagi masyarakat miskin di Kabupaten Murung Raya. “kami harapkan pada Tahun 2021 BRI kalau bisa sudah menjadi Kantor Cabang di Mura sehingga nantinya akan semakin luas dan meningkat kerjasamanya bahkan peluang ke depan akan lebih terbuka dan meningkat.” Ujar Perdie.
Menurut Bupati dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa bansos terkait covid-19, ada dua bentuk sembako dan BLT. Perdie juga minta perhatian yang serius kepada pihak Dinsos agar memperhatikan pendistribusian bantuan agar semakin mantap dan pastikan tidak ada tumpang tindih, dengan bantuan dari pihak lain. “Perlu diketahui di Kabupaten Murung Raya ada program bantuan dampak covid-19 dan program regular. Program reguler adalah program unggulan PRO yang merupakan janji politik. Disalurkan sampai bulan Desember 2020. Sememtara bantuan dampak covid diberikan sampai bulan Juni 2020.” Jelas Perdie mengakhiri sambutannya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gugus Tugas Covid-19 Murung Raya Laksanakan Rapid Test Pedagang Di Pasar Pelita Hilir dan Pasar Beriwit

Read Time:2 Minute, 25 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) Kalimantan Tengah melaksanakan tes cepat atau rapid test massal para pedagang di pasar tradisional Pelita Hilir dan Pasar Beriwit di wilayah Kecamatan Murung, Kamis ( 4/6/2020).
Bupati Mura Perdie M. Yoseph mengatakan tujuan dari pelaksanaan rapid test tak lain adalah untuk memudahkan penanganan sekaligus pencegahan COVID-19 khususnya di area publik yang rawan penularan virus corona tersebut, seperti pasar. “Karena memang di pasar, antara pedagang dan pembeli sering melakukan kontak. Jika upaya preventif tak dilakukan, dikhawatirkan bakal terjadi transmisi lokal penularan COVID-19,” kata Perdie saat meninjau rapid test massal di Pasar Pelita Hilir.

Perdie menjelaskan bahwa penularan COVID-19 sangat mungkin terjadi jika melihat aktivitas padat di pasar. Para pedagang setiap hari berinteraksi bukan hanya satu orang, bahkan mungkin bisa dengan puluhan atau ratusan orang. Tak hanya bertemu, tapi juga bertukar uang. Maka, dengan rapid test ini, diharapkan para pedagang-pedagang bisa dihindarkan sejak dini dari potensi penularan virus corona. Karena pedagang atau pengunjung pasar yang reaktif akan segera ditangani sesuai prosedur kesehatan COVID-19.
“Inilah upaya kita, memberikan layanan kepada masyarakat. Diantaranya melakukan rapid test kepada pedagang dan pengunjung. Rapid test ini juga kita berikan gratis, kalau tes sendiri bisa sekitar Rp 300 ribu,” jelas Perdie.
Pihaknya sengaja memprioritaskan rapid test kepada para pedagang, karena mereka setiap hari juga memberikan layanan untuk masyarakat. Dikhawatirkan jika para pedagang ada yang tertular virus corona. Tentunya sangat mungkin menularkan kepada banyak pedagang atau pengunjung yang lain.

Rapid test massal ini nantinya dilanjutkan dengan tes PCR massal. Namun Perdie menyebut belum saatnya dilakukan. Sekarang PCR masih fokus pada orang-orang yang terindikasi tertular virus corona saja.
“Dengan adanya rapid test ini pedagang dan pengunjung tidak was-was. Saat bertemu di pasar yang ada di sini,” jelas Perdie.
Selanjutnya terkait percepatan penanganan COVID-19 di Mura, Perdie mengatakan khusus untuk wilayah kecamatan yang dinyatakan zona merah akan ditindak lanjuti lebih intensif. Salah satunya pelaksanaan rapid test massal.

Kepala Dinas Perindagkop UKM, Kariadi mengatakan pelaksanaan rapid test massal di Pasar Pelita Hilir berlangsung selama satu hari, diikuti sekitar 166 pedagang
Besok akan dilanjutkan di Pasar Pelita Hulu Bahitom dan panggung terbuka Alun-alun Jorih Jerah. Akan d dilaksanakan rapid test dan diikuti sebanyak 200 peserta. “diusahakan rapid test bisa selesai selama dua hari, sebab jumlah pedagang mencapai kurang lebih 366 orang.” Ungkap Kariadi.
Sementara Banjang Camat Murung ketika diminta keterangannya mengatakan “Untuk menghadapi new normal life (penormalan baru kehidupan) ini kita harus siap. Salah satunya dengan mengikuti rapid test massal atau mandiri. Ini wujud antisipasi penyebaran COVID-19,” ucap Banjang yang juga pernah menjabat Camat Sumber Barito dan Barito Tuhup Raya ini mengakhiri perbincangan.

Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Rejikinoor, Sekda Hermon Kadis Kesehatan, Suria Siri, Kadisperindagkop UKM Kariadi, Kadiskominfo SP Bimo Santoso, Kasatpol PP Iskandar, Direktur RSUD Marthin Maha, Camat Murung Banjang Danramil murung Trio P, dan Kapolsek Murung Yuliantho serta lurah Beriwit Khalid Ilmi. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Majelis Sinode Perwakilan Kab. Murung Raya Ikuti Sidang VI Majelis Sinode GKE Secara Virtual

Read Time:2 Minute, 8 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Sidang VI Majelis Sinode (MS) GKE periode 2015-2020 dilaksanakan secara virtual dipimpin langsung oleh ketua Umum Majelis Sinode GKE, Pdt. Dr. Wardinan S. Lidim di dampingi Sekretaris Umum, Pdt. John Asihua, MTh, diawali dengan doa oleh Pdt. Em. Petrus Jarob.

Dalam persidangan tersebut banyak dibicarakan terkait dengan situasi dan kondisi saat ini berkenaan dengan adanya Pandemi Covid-19.
Baik masalah liturgi yang harus digunakan selama adanya pandemi -19, rencana Sinode Umum GKE yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2020. Serta kegiatan kerohanian lainnya secara streeming.

Sidang VI yang diselenggarakan secara virtual memggunakan aplikasi zoom cloud meeting tersebut diikuti oleh seluruh anggota MS Sinode, seluruh ketua Resort serta sejumlah pengurus tokoh GKE. Secara keseluruhan Sidang VI Majelis Sinode GKE berjalan lancar, masing-masing amggota majelis menyampaikan pandangan terkait keinginan untuk penundaan Sinode Umum (SU) yang rencana kegiatannya diagendakan tanggal 2-6 Juli 2020 di Kuala Kurun akan dialihkan dengan menggunakan teknologi Informasi dalam waktu yang akan di sepakati kemudian setelah diadakannya beberapa ketentuan yang dijadikan acuan mengikuti secara IT.

Dalam Sidang VI ini tidak didapati masalah yang bersifat prinsipal, dan disyukuri bahwa semangat kebersamaan yang digalang melalui berbagai aktifitas dan kegiatan dengan menunjukkan komitmen yang sangat kuat oleh Majelis dan Resort-resort. Hampir seluruh peserta Sidang menyetujui penundaan Sinode Umum GKE yang berakibat dengan perpanjangan BPH Majelis Sinode Umum sampai Sinode Umum dilaksanakan setahun kemudian.

Dalam kesempatan sidang tersebut juga disepakati akan dilaksanakan Sinode Umum Luar Biasa secara Virtual, termasuk persetujuan terkait dengan liturgi khusus live streaming yang bisa digunakan pada masa pandemi Covid-19.

Menghadapi kondisi Pandemi Covid-19 tentu sangat berdampak terhadap kehidupan GKE ke depan, oleh sebab itu pada persidangan ini juga disetujui pemanfaatan aset-asset MS yang ada dan kurang produktif secara bijak dan effektif dengan tetap memperhatikan ketentuan yang ada dan dilakukan rapat khusus BPH MS GKE.
Ketika ditanya terkait pelaksanaan Sidang VI secara virtual, Wakil Ketua Majelis Perwakilan GKE Kab. Mura, Lukman Setiawan mengatakan peran digital yang semakin optimal gereja harus mengambil bagian dalam mewujudkan kasih Allah melalui seluruh ciptaan-Nya termasuk alam. “ketika pelayanan dan kesaksian kita di gereja didampingi dengan penggunaan digital dalam pertumbuhan teknologi yang semakin maju itu akan berjalan dengan baik. Jemaat tetap berfokus pada persekutuan kepada Allah di lingkungan gereja tanpa menjadikan teknologi digital sebagai bagian penting yang mengurangi keterlibatan jemaat dalam persekutuan, pelayanan dan kesaksian” ungkap Lukman Setiawan yang pernah menjadi Sekretaris Daerah Kab. Mura tersebut.

Kegiatan Sidang VI akhirnya ditutup dengan doa oleh Pdt. Tawar Soewardji, MTh, mantan ketua Umum Majelis Sinode GKE Periode 2000-2005. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kadis Kominfo SP Mura Ikuti Halal Bihalal Kadiskominfo se Indonesia Secara Virtual

Read Time:1 Minute, 8 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Bimo Santoso mengikuti pelaksanaan halal bihalal secara virtual dengan kepala Dinas Kominfo seluruh Indonesia yang difasilitasi oleh LKBN Antara, Rabu (3/6/2020). Kegiatan Halal bihalal ini dilaksanakan bertempat di kantor Diskominfo SP Puruk Cahu Kab. Murung Raya.

Kadis kominfo SP Kabupaten Mura mengatakan kegiatan halal bihalal dilaksanakan dengan tujuan untuk lebih mempererat tali silahturahmi antar Kadis Kominfo seluruh Indonesia. “Ini aalah satu cara bagi kita untuk tetap memjalin silaturahmi menyatukan negeri dimasa pandemi covid-19”, ungkap Bimo.

Dalam kesempatan tersebut Bimo Santoso mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1441 H. Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh kepala Diskominfo seluruh Indonesia kiranya kita tetap sehat, semangat dan kuat memghadapi situasi aaat ini.

Bimo juga menyampaikan halal bihalal merupakan tradisi positif yang dilakukan masyarakat, khususnya di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyempurnakan kemenangan dan kesucian yang diraih selama melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan yang baru saja selesai dilaksanakan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat saling memaafkan atas kesalahan dan kekhilafan yang pernah terjadi.
Kepada seluruh pegawai Kominfo Bimo juga berpesan “Sampaikanlah informasi yang benar berdasarkan fakta, aktual, lengkap dan berimbang, terkait dengan Pandemi Covid-19, hindari penyebaran hoax”, ungkapnya.

Disamping itu, beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai Diskominfo yang telah mengikuti protokol pemerintah terkait dengan pandemi Covid-19. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gugus Tugas Mura Akan Lakukan Rapid Test Massal Untuk Pedagang Pasar di Wilayah Puruk Cahu

Read Time:1 Minute, 19 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam rangka pecegahan dan pemutusan rantai penyebaran virus corona/ covid-19 dan menindaklanjuti surat Gubernur Kalteng tentang Rapid Test Massal di Masing-Masing Kabupaten/ Kota Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Murung Raya gelar rapat koordinasi persiapan rapid test massal di wilayah Puruk Cahu. Selasa (2/6/2020).

Dalam gelaran rapat yang di pimpin oleh Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor, turut hadir Sekda Mura Hermon, Asisten II Pahala Budiawan, Beberapa Kepala OPD, yang mewakili Camat Murung, pihak RSUD Puruk Cahu, Lurah Beriwit, TNI, Polri, Pengurus Pasar dan Ketua RT di Wilayah Kelurahan Beriwit.

Hasil kesepakatan rapat, rapid test massal akan dilakukan kepada para pedagang pasar di wilayah kelurahan beriwit yang totalnya berjumlah 361 yang terdiri dari Pasar Pelita Hilir 96 orang, Pasar Hungan 52 orang, Pasar Alun-Alun 112 orang, Pasar Pelita Hulu Bahitom 23 orang, Pasar Desa Bahitom 57 orang dan petugas kebersihan pasar sebanyak 21 orang.

Berikut jadwal pelaksanaan rapid test massal bagi pedagang pasar di wilayah Puruk cahu:

Kamis 4 Juni 2020 pagi untuk pedagang Pasar Hungan, Pasar Pelita Hilir dan Pasar Beriwit (Pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai) bertempat di halaman Mesjid Al-Manar Puruk cahu Jl. Bukit Tinggi, Puruk Cahu.

Jumat 5 Juni 2020 pagi untuk pedagang Pasar Rakyat Pelita Hulu dan Pasar Bahitom (Pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai) bertempat di halaman Pasar Rakyat Pelita Hulu Puruk Cahu Jl. Jend. Sudirman, Puruk Cahu.

Jumat 5 Juni 2020 sore untuk pedagang Alun-Alun (Pukul 15.00 WIB sampai dengan selesai) bertempat di halaman Alun-Alun Jorih Jerah Jl. Jend Sudirman, Puruk Cahu.

(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Mura Berbagi Sembako

Read Time:1 Minute, 17 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah mengajak dan mengimbau semua pihak bersatu menghadapi penyebaran Virus Corona (COVID-19) karena dalam penanggulangan Covid-19 butuh gotong royong. Hal ini disampaikan Kapolres Mura AKBP Dharmeswara, SIK saat memberikan sambutan dalam acara pendistribusian Bantuan sosial tahap pertama berupa beras sebanyak 5 ton dari jumlah seluruhnya 20 ton dalam rangka memperingati Hari lahir Pancasila yang dilaksanakan oleh Polres Mura di Bundaran Kota Puruk Cahu, Jumat, (29/5/2020).

“Saya mengajak dan mengimbau agar seluruh elemen masyarakat bersikap positif dan bahu membahu, bergotong royong mengatasi pandemi Covid-19 ini. Sebab penanggulangan wabah Covid-19 membutuhkan kerja bersama, gotong royong, dari seluruh pihak, pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, dan swasta,” ujar Dharmeswara.
Polri akan terus mendukung upaya yang dilakukan para dokter dan tenaga medis lainnya yang bekerja di garda penanggulangan wabah Covid-19. Karenanya, ia meminta masyarakat ikut meringankan beban dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan secara mandiri seperti tetap tinggal di rumah, pakai masker kalau keluar rumah, jaga jarak, tidak berkerumun, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan, makan makanan bergizi dan sehat, mengkonsumsi vitamin tambahan, rajin berolahraga agar tubuh tetap bugar.

Lebih lanjut Kaplores Mura AKBP Dharmeswara menyatakan bahwa kegiatan pendistribusian bantuan sosial dalam rangka memperingati Hari lahir Pancasila ini merupakan wujud nyata kepolisian.
Hadir dalam kegiatan pendistribusian Bantuan Sosial ini Sekretaris Daerah Hermon, Kepala BPBD Markudius Dani, Katapol PP Iskandar, Kadis Ketahanan Pangan Ferdinand Wijaya, Kadis Kominfo SP, Bimo Santoso, Plt. Kadis Perhubungan Rudi, Danramil Murung, Trio P, perwira Lingkup Polres Muda dan insan pers. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version